SUMATERA UTARA — Daftar harga yang dihimpun dari situs resmi dan marketplace ketiga vendor ini tidak banyak berubah dibanding pekan lalu. Namun, ada beberapa temuan menarik soal strategi posisi harga antar merek di bawah naungan Transsion Holdings ini. Buat kamu yang sedang riset sebelum memutuskan membeli, berikut rincian lengkap dan analisis singkatnya.
Segmen Entry Level: Perang Harga di Bawah Rp 1,5 Juta
Di kelas paling bawah, Tecno dan Infinix saling jegal dengan harga yang sangat agresif. Tecno Spark Go 1 varian 4 GB/64 GB dibanderol Rp 999.000, paling murah di antara semua lini. Infinix tidak mau kalah dengan Smart 9 dan Smart 8 yang sama-sama dijual Rp 1.099.000 untuk konfigurasi 3 GB/64 GB.
Menariknya, Itel justru mengambil posisi sedikit di atas dengan A200 4 GB/64 GB di harga Rp 1,7 juta. Untuk rentang harga ini, perbedaan utama biasanya ada di kualitas layar dan ketahanan baterai, bukan performa gaming. Jika budget pas-pasan, Spark Go 1 masih menjadi primadona karena selisih Rp 100 ribu terasa signifikan di kelas ini.
Kelas Menengah Tecno: Seri Pova 7 dan Camon 40 Jadi Andalan
Tecno menempatkan Pova 7 sebagai senjata utama di rentang Rp 2 juta. Dengan harga Rp 1.977.000 untuk 8 GB/128 GB, seri ini menawarkan RAM besar yang jarang ada di kompetitor segmen yang sama. Naik sedikit ke Rp 2.349.000, kamu sudah bisa mendapatkan varian 8 GB/256 GB.
Untuk urusan kamera, Camon 40 8 GB/128 GB di harga Rp 2.455.000 masih menjadi pilihan solid. Namun, perlu dicatat, seri Camon 50 yang lebih baru hadir dengan lompatan harga cukup tinggi—mulai Rp 3.659.000. Kenaikan hampir Rp 1,2 juta ini harus kamu pertimbangkan apakah peningkatan sensornya sepadan, atau lebih baik mengalokasikan dana ke seri Pova untuk performa harian yang lebih ngebut.
Infinix Note 60 Series: Dominasi Harga Menengah Atas
Infinix jelas serius bermain di kelas menengah-atas. Note 60 Pro 8 GB/256 GB dihargai Rp 5.329.000, bersaing langsung dengan Tecno Camon 50 Pro 12 GB/256 GB yang dibanderol Rp 6.059.000. Di sini kamu harus memilih: RAM 12 GB dari Tecno atau ekosistem dan optimasi software Infinix yang biasanya lebih rapi di seri Note.
Puncaknya, Note 60 Ultra 12 GB/512 GB menembus Rp 11.999.000. Harga ini sudah masuk wilayah smartphone flagship dari merek lain seperti Samsung atau Xiaomi. Dengan budget segitu, kamu harus benar-benar yakin dengan fitur eksklusif yang ditawarkan Infinix, karena secara brand value dan layanan purna jual, mereka masih kalah dari kompetitor di kelas harga yang sama.
Yang Perlu Diperhatikan: Posisi Aneh Itel dan Phantom yang Sepi Pesaing
Itel masih konsisten di segmen bawah dengan harga maksimal Rp 3 juta untuk S26 Ultra. Namun, varian S25 Ultra yang merupakan generasi sebelumnya masih dijual lebih mahal (Rp 3 juta) dibanding penerusnya (Rp 2,5 juta). Ini jebakan harga yang harus kamu hindari—selalu cek generasi terbaru sebelum membeli.
Di sisi lain, Tecno Phantom V Flip 5G di harga Rp 5.399.000 justru menarik. Ini adalah satu-satunya HP lipat di daftar harga ini dan termurah di pasaran Indonesia untuk form factor tersebut. Jika kamu penasaran dengan HP lipat tapi belum mau merogoh kocek Rp 15 juta lebih, opsi ini layak dipertimbangkan meski harus siap dengan kompromi pada chipset yang tidak secepat flagship lipat lain.
Terakhir, untuk Tecno Pova 8 5G yang mencapai Rp 5,6 juta, kamu perlu berpikir dua kali. Di rentang harga ini, banyak kompetitor menawarkan chipset lebih kencang dan dukungan software lebih lama. Kecuali kamu sangat loyal pada brand, ada opsi lebih rasional di luar daftar ini.