MEDAN — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Utara (Kanwil Kemenkum Sumut) resmi menggandeng PT Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kerja sama ini diwujudkan melalui pelatihan service excellence, etika komunikasi publik, dan penanganan keluhan yang diikuti para pegawai di Aula Soepomo, Medan, Rabu (5/8).
Kepala Kanwil Kemenkum Sumut Ignatius Mangantar Tua Silalahi menyebut penguatan kemampuan komunikasi menjadi prioritas utama bagi setiap aparatur sipil negara. Hal ini menyusul adanya potensi kesalahpahaman dalam melayani masyarakat yang memiliki gaya bicara khas.
"Karakteristik masyarakat Sumatera Utara yang cenderung berbicara dengan intonasi tegas kerap disalahartikan. Karena itu, diperlukan pemahaman dan keterampilan komunikasi yang tepat agar pelayanan tetap berjalan dengan baik dan masyarakat merasa nyaman," ujarnya.
Mengapa Intonasi Tegas Jadi Tantangan Pelayanan di Sumut?
Menurut Ignatius, gaya komunikasi yang tegas sering kali diinterpretasikan sebagai nada tinggi atau kurang ramah oleh petugas layanan. Padahal, hal tersebut merupakan bagian dari kultur lokal yang perlu dipahami, bukan dihindari.
Pelatihan ini pun dirancang untuk menjembatani perbedaan persepsi tersebut. Para pegawai dibekali keterampilan mengenali karakter pengguna layanan agar pesan yang disampaikan tetap efektif dan tidak menimbulkan gesekan.
BSI Hadirkan Konsep Ultimate Service untuk ASN
Kanwil Kemenkum Sumut menghadirkan Area Officer Service Manager BSI Hery Chandra Nasution sebagai narasumber utama. Hery memperkenalkan konsep ultimate service, yakni pelayanan yang tidak sekadar memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga melampaui harapan mereka.
"Komunikasi yang efektif dapat terwujud apabila petugas mampu mengenali dan menyesuaikan gaya komunikasi dengan karakter serta kepribadian pengguna layanan," kata Hery.
Ia menambahkan, dengan pendekatan tersebut, pesan layanan dapat tersampaikan dengan baik dan kepuasan masyarakat meningkat. Hal ini menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.
Standar Perbankan Diadaptasi untuk Pelayanan Publik
Pemilihan BSI sebagai mitra pelatihan bukan tanpa alasan. Industri perbankan dinilai memiliki standar pelayanan yang mengedepankan keramahan, kecepatan, dan profesionalisme dalam menangani berbagai karakter nasabah.
Melalui pelatihan ini, Kanwil Kemenkum Sumut berharap budaya pelayanan prima di sektor perbankan dapat diadaptasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan Kementerian Hukum. Kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai pengalaman serta tantangan di lapangan.
Para peserta diajak berbagi kisah nyata dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tujuannya jelas: mewujudkan layanan yang responsif, komunikatif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat Sumatera Utara.