Pencarian

Polda Sumut Buka Kronologi Kematian Mantan Istri Brigadir IH di Medan Helvetia, Propam Usut Dugaan Kelalaian Senjata Api

Senin, 03 Agustus 2026 • 19:19:02 WIB
Polda Sumut Buka Kronologi Kematian Mantan Istri Brigadir IH di Medan Helvetia, Propam Usut Dugaan Kelalaian Senjata Api
Polisi mengevakuasi jenazah korban ke RS Bhayangkara Tingkat II Medan untuk visum.

MEDAN — Peristiwa tewasnya seorang perempuan di kediaman personel Polri di Medan Helvetia memasuki babak penyelidikan baru. Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) buka suara terkait keterlibatan senjata api dinas dalam insiden yang menewaskan mantan istri Brigadir IH, anggota Polsek Medan Sunggal.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan mengonfirmasi bahwa korban berinisial L (35) ditemukan meninggal di kamar mandi rumah mantan suaminya. Keduanya telah berpisah, dan kedatangan korban ke lokasi disebut untuk meminta rujuk.

Dugaan Kelalaian Penyimpanan Senjata Dinas

Peristiwa bermula saat Brigadir IH pulang berdinas dan meletakkan tas berisi senjata api di atas meja sebelum beristirahat. Setelah terbangun, ia mendapati tas tersebut dalam keadaan terbuka dan isinya hilang.

"Awalnya mantan suaminya istirahat. Setelah bangun dia melihat tas berisi senjata dalam keadaan terbuka, kemudian dicek senjatanya sudah tidak ada," ujar Ferry di Medan, Senin (3/8).

Saat mencari, Brigadir IH menemukan korban berada di dalam kamar mandi yang terkunci dari dalam. Tak lama kemudian, terdengar bunyi tembakan dari arah ruangan tersebut.

Dua Institusi Menangani: Propam dan Polrestabes Medan

Polda Sumut memastikan penanganan kasus ini berjalan paralel. Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) fokus mendalami dugaan pelanggaran prosedur terkait pengamanan senjata api milik Brigadir IH.

"Permasalahannya masih didalami oleh Bid Propam. Sedangkan kematian ditangani Polrestabes Medan," kata Ferry.

Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan untuk keperluan visum. Polrestabes Medan masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti kematian perempuan yang disebut sebagai menantu seorang pejabat kepaniteraan di Pengadilan Tinggi Medan tersebut.

Belum Ada Kesimpulan Resmi

Hingga kini, polisi belum menyampaikan kesimpulan resmi terkait peristiwa berdarah tersebut. Investigasi gabungan antara tim reserse dan Propam terus berjalan untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan tak bernyawa.

Follow monitorsumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks