MEDAN — Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Terang Dewi Susanti Ujung, memastikan pihaknya menuntaskan seluruh pekerjaan rehabilitasi ruang kelas sesuai jadwal. Percepatan dilakukan agar Program Strategis Daerah (PSD) bidang pendidikan tidak tersendat.
"Pekerjaan rehabilitasi ruang kelas ini, kami akan segera tuntaskan," ujar Terang dalam temu pers di Medan, Rabu.
Rp 31,39 Miliar untuk 70 Paket Pekerjaan
Rehabilitasi 187 ruang kelas di Sumatera Utara tersebar dalam 70 paket pekerjaan. Total pagu anggaran yang disiapkan mencapai Rp 31,39 miliar lebih.
Rata-rata setiap pekerjaan telah mencapai progres fisik sekitar 70 persen. Disdik Sumut menargetkan seluruh rehabilitasi rampung pada September 2026.
"Rehabilitasi 187 ruang kelas ini ditargetkan selesai di September 2026, sedangkan pembangunan SMA Unggulan Sukma Nias ditargetkan rampung pada Desember 2026," kata Terang.
SMA Unggulan Sukma Nias Telan Anggaran Rp 88,44 Miliar
Pembangunan SMA Negeri Unggulan Sukma di Kota Gunungsitoli, Kepulauan Nias, memiliki pagu anggaran Rp 88,44 miliar lebih. Proyek ini mencakup ruang kelas, laboratorium, asrama putra dan putri, rumah dinas guru, menara air, mushalla, gereja, aula, kantin, dan lapangan.
Progres pembangunan fisik sekolah tersebut saat ini sekitar 61 persen. Kegiatan belajar mengajar direncanakan mulai berlangsung pada awal 2027.
"Kita targetkan akan rampung di Desember 2026, dan kegiatan belajar mengajar direncanakan mulai berlangsung pada awal 2027," kata Terang.
120 Ruang Kelas Baru Dibangun Serentak
Selain rehabilitasi, Disdik Sumut mempercepat pembangunan 120 ruang kelas baru. Total pagu anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 41,49 miliar lebih.
Pembangunan ruang kelas baru menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumut meningkatkan ketersediaan dan kualitas sarana pendidikan. Proyek ini menyasar sekolah-sekolah yang masih kekurangan ruang belajar.
Listrik dan Internet Seluruh SMA, SMK, SLB Negeri Terpenuhi 100 Persen
Sejumlah program strategis daerah lainnya di bidang pendidikan telah rampung. Fasilitas listrik dan layanan internet seluruh SMA, SMK, dan SLB negeri di Sumatera Utara kini terpenuhi 100 persen.
Untuk fasilitas kelistrikan, Disdik Provinsi Sumut memasang listrik di tujuh satuan pendidikan dengan total pagu anggaran Rp 4,41 miliar lebih. Layanan internet satelit disediakan di 163 satuan pendidikan dengan total pagu anggaran Rp 3,26 miliar.
"Tahun ini fasilitas listrik dan layanan internet di seluruh sekolah di Sumatera Utara sudah terpenuhi 100 persen," demikian Terang.
Percepatan sejumlah proyek pendidikan ini menjadi perhatian Pemprov Sumut menjelang tahun ajaran baru. Ketersediaan ruang kelas yang memadai dan akses listrik serta internet diharapkan menunjang kegiatan belajar mengajar di seluruh satuan pendidikan negeri.