MEDAN — Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan tidak ada penghentian distribusi BBM di Sumatera Utara akibat persoalan administrasi atau pembayaran kepada mitra transportir. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani menegaskan seluruh rantai pasok berjalan normal.
Armada Mobil Tangki Terus Bergerak ke 1.200 SPBU
Fahrougi menyebutkan armada mobil tangki milik Pertamina dan mitra terus melakukan pengiriman ke seluruh SPBU sesuai skema penyaluran yang telah ditetapkan. Operasional di Fuel Terminal dan SPBU berlangsung 24 jam untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat.
"Proses distribusi BBM di wilayah Sumatra Utara tetap berjalan secara berkesinambungan," ujar Fahrougi dalam keterangan resmi yang diterima di Medan, Jumat.
Mitra Transportir Dipastikan Tak Bermasalah
Pertamina menjamin kerja sama dengan seluruh mitra transportir berjalan baik. Pembayaran kepada mereka dilakukan sesuai ketentuan dan dikelola secara profesional sehingga tidak memicu keterlambatan distribusi.
Langkah ini menjadi krusial mengingat Sumatera Utara merupakan salah satu provinsi dengan konsumsi BBM tertinggi di Pulau Sumatra. Gangguan distribusi di wilayah ini berpotensi memicu antrean panjang di SPBU dan kelangkaan di daerah-daerah.
Masyarakat Bisa Pantau Via Aplikasi atau Telepon 135
Pertamina membuka kanal informasi bagi masyarakat yang membutuhkan data terkait layanan dan distribusi BBM. Informasi resmi bisa diakses melalui kanal komunikasi Pertamina atau menghubungi Pertamina Customer Solution di nomor 135.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya terkait kelangkaan BBM. Pastikan mendapatkan informasi dari kanal resmi Pertamina," kata Fahrougi.