Pencarian

Persebaya Antisipasi Panas Lampung Saat Jumpa Bhayangkara FC di Laga Perdana Super League

Kamis, 03 September 2026 • 21:25:32 WIB
Persebaya Antisipasi Panas Lampung Saat Jumpa Bhayangkara FC di Laga Perdana Super League
Persebaya mengubah jam latihan lebih awal untuk membiasakan pemain beradaptasi dengan suhu panas di Bandar Lampung.

SUMATERA UTARA — Laga yang dijadwalkan bergulir pukul 15.30 WIB ini memaksa Persebaya berpikir ekstra. Bukan cuma soal kekuatan The Guardian yang fisiknya garang, tetapi juga kondisi alam yang jauh berbeda dari kebiasaan berlatih di Surabaya.

Berlatih Lebih Awal demi Hindari Puncak Panas

Tavares mengubah jam latihan tim lebih cepat dari biasanya. Tujuannya membiasakan para pemain beraktivitas di tengah terik, sekaligus meniru ritme pertandingan yang digelar siang hari.

"Pertandingan nanti kemungkinan dilakukan sore hari, mungkin akan panas. Jadi, kami mencoba berlatih lebih awal. Target kami adalah melakukan adaptasi yang baik terhadap cuaca," ujar Tavares seperti dikutip situs I League.

Prediksi suhu di Bandar Lampung saat kick-off memang menyentuh 33 hingga 34 derajat Celsius. Kombinasi panas dan jadwal padat kompetisi membuat manajemen fisik menjadi prioritas utama tim tamu.

Catatan Rapor Persebaya di Basis The Guardian

Statistik head-to-head musim lalu tidak berpihak pada Bajul Ijo. Persebaya gagal meraih kemenangan atas Bhayangkara FC, dengan catatan sekali kalah dan sekali imbang dalam dua pertemuan.

Catatan itu masih membekas, tetapi Tavares memilih tidak larut dalam sejarah. Ia justru menyoroti aspek teknis yang bisa menjadi pembeda di lapangan nanti.

"Saya tidak tahu kondisi pastinya sekarang, saya hanya bicara berdasarkan musim lalu. Intinya, kami harus siap dengan segala kemungkinan, baik lapangannya bagus atau tidak. Jika bola banyak memantul, kami harus menang adu fisik. Bhayangkara FC adalah tim yang kuat secara fisik," kata dia menambahkan.

Bukan Hanya Cuaca, Lapangan dan Fisik Juga Momok

Pernyataan Tavares mengindikasikan kekhawatiran pada kualitas rumput Stadion PKOR Sumpah Pemuda. Lapangan yang tidak rata berpotensi membuat aliran bola sulit dikuasai, sehingga duel-duel udara dan perebutan bola kedua akan menentukan.

Menghadapi tim sekuat Bhayangkara FC, Persebaya tidak punya pilihan selain menyesuaikan ritme permainan. Kesiapan mental para pemain untuk bermain cepat di kondisi panas dan lapangan yang mungkin kurang ideal menjadi kunci membawa pulang poin dari lawatan pertama mereka di musim ini.

Follow monitorsumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks