SUMATERA UTARA — Kebutuhan beras premium di perkotaan tidak pernah sepi peminat. Menyadari hal itu, Perum BULOG memutuskan memperkuat jalur distribusi melalui ritel modern—bukan hanya pasar tradisional—agar produknya lebih dekat dengan konsumen.
Direktur Utama BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan, perluasan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan merespons permintaan yang semakin beragam. "Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan, memiliki akses yang mudah terhadap beras premium," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (9/9/2026).
Beras Premium BULOG Sudah Sampai Kota Mana Saja?
Distribusi tahap awal menyasar 13 kota yang tersebar dari Jawa hingga Indonesia Timur. Jakarta, Makassar, dan Surabaya menjadi titik utama, disusul Sidoarjo, Bojonegoro, Semarang, Klaten, Solo, Salatiga, Bandung, Karawang, Subang, dan Kupang.
BULOG berjanji tidak berhenti di situ. Perusahaan pelat merah ini akan terus menambah kota tujuan secara bertahap ke seluruh Indonesia, dengan prioritas pada wilayah yang tingkat konsumsinya tinggi.
Jaringan Ritel yang Menjadi Mitra Distribusi
Untuk menggerakkan pasokan sebesar 75 ribu ton per bulan, BULOG menggandeng sepuluh jaringan ritel modern nasional. Beberapa nama besar yang masuk daftar antara lain Indomaret (PT Indomarco Prismatama), Super Indo (PT Lion Super Indo), dan Alfamidi (PT Midi Utama Indonesia).
Selain itu, ada pula jaringan lain seperti PT Megah Daya, PT Inti Cakrawala Citra, PT Sumber Aleria Trijaya, PT Swalayan Sukses Abadi, PT Matahari Putra Prima, Tip Top Supermarket, dan PT Hero Retail Nusantara. Dengan cakupan gerai yang luas, produk ini diharapkan mudah ditemukan konsumen di berbagai lokasi.
Strategi Jaga Stok dan Perluas Pilihan Konsumen
Langkah ini bukan sekadar perluasan pasar. BULOG juga menjadikan ritel modern sebagai kanal untuk menjaga keseimbangan pasokan di pasar secara keseluruhan. Perusahaan terus memantau perkembangan stok, distribusi, dan kebutuhan di tiap wilayah agar ketersediaan beras tetap aman.
"Beras Premium BULOG kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan pasokan yang terus diperkuat dan distribusi yang semakin luas, kami berharap masyarakat dapat memperoleh beras premium dengan mudah," kata Ahmad.
Bagi konsumen, kehadiran beras premium BULOG di ritel modern memberi alternatif baru di luar merek-merek komersial yang sudah lebih dulu menguasai rak supermarket. Ini sekaligus menjadi ujian bagi BULOG untuk bersaing dari sisi kualitas dan konsistensi pasokan di tengah rantai distribusi yang panjang.
Komitmen ini setidaknya memberi sinyal bahwa BULOG tidak lagi hanya bergerak di segmen komersial dan tugas publik (public service obligation), tetapi juga serius bermain di pasar ritel yang lebih kompetitif.