Pencarian

Longsor Telagah Ancam Jalur Langkat-Karo, Gubsu Bobby Pastikan Perbaikan Permanen Mulai Oktober 2026

Sabtu, 12 September 2026 • 12:01:31 WIB
Longsor Telagah Ancam Jalur Langkat-Karo, Gubsu Bobby Pastikan Perbaikan Permanen Mulai Oktober 2026
Gubernur Sumut Bobby Nasution meninjau lokasi longsor di Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat.

LANGKAT — Badan jalan di Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, mengalami longsor beberapa hari sebelumnya. Kerusakan membuat badan jalan menyempit sehingga kendaraan yang melintas harus bergantian, hanya satu mobil bisa lewat dalam satu waktu.

Kondisi itu dinilai membahayakan pengguna jalur alternatif Langkat-Karo. Jalur ini menghubungkan warga dua kabupaten sekaligus menopang distribusi barang, hasil pertanian, dan mobilitas ekonomi harian.

Keluhan Warga Ditindaklanjuti dengan Peninjauan Langsung

Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat soal longsor yang mengancam akses jalur alternatif Langkat-Karo. Ia bersama Gubernur Sumut turun langsung ke lokasi pada Jumat sore, 11 September 2026.

Di tengah hujan yang turun, keduanya melihat langsung kondisi badan jalan yang longsor. Tiorita menyampaikan kekhawatirannya kepada Gubernur soal keselamatan warga yang melintas.

"Ini membahayakan untuk masyarakat yang melintas, Pak," ujar Tiorita saat menyampaikan kondisi jalan kepada Gubernur Sumut.

Perbaikan Permanen Ditargetkan Mulai Oktober 2026

Respons cepat diberikan Bobby Nasution. Di hadapan ratusan masyarakat yang menyambut kedatangan kedua pimpinan daerah tersebut, Gubernur Sumut memastikan perbaikan permanen jalur alternatif Langkat-Karo segera dilakukan.

"Ini akan segera kami kerjakan karena ini merupakan akses penting. Perbaikan permanen ditargetkan mulai dikerjakan pada Oktober 2026," tegas Bobby.

Kepastian tersebut disambut positif masyarakat yang sejak beberapa hari terakhir harus menghadapi kondisi jalan menyempit akibat longsor.

Pipa Air Terputus, Pemkab Langkat Diminta Bergerak Lebih Dulu

Bobby juga meminta dampak longsor terhadap kebutuhan dasar masyarakat tidak menunggu hingga pekerjaan permanen jalan dimulai. Salah satu persoalan yang harus segera ditangani adalah terputusnya jaringan pipa air akibat longsor.

"Sembari menunggu pekerjaan permanen dimulai, akses air yang terputus akibat jalan longsor untuk ditangani juga oleh Pemerintah Kabupaten Langkat," tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Tiorita memastikan Pemkab Langkat segera bergerak menangani jaringan pipa air yang terputus agar kebutuhan air bersih masyarakat kembali terpenuhi.

"Kami akan memperbaiki dulu, Pak, pipanya yang terputus, biar masyarakat dapat air bersih," tegas Tiorita.

Tiorita juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara atas respons cepat terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat Langkat, khususnya terkait kondisi jalur alternatif Langkat-Karo.

"Terima kasih, Pak. Kami sangat mengapresiasi gerak cepat Gubernur Sumatera Utara. Semoga Bapak diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Sumatera Utara lebih baik ke depannya," ujar Tiorita.

Jalur Ini Bukan Sekadar Penghubung Antarwilayah

Bagi masyarakat Langkat dan Karo, jalur alternatif tersebut bukan sekadar akses penghubung antarwilayah. Jalur ini menjadi bagian penting dalam mendukung pergerakan masyarakat, distribusi barang, hasil pertanian, serta aktivitas ekonomi kedua daerah.

Karena itu, penanganan longsor menjadi kebutuhan mendesak untuk memastikan konektivitas Langkat-Karo kembali aman dan lancar. Peninjauan langsung Tiorita bersama Bobby sekaligus menjadi langkah konkret pemerintah dalam merespons kondisi di lapangan dan memastikan persoalan masyarakat segera mendapatkan solusi.

Sementara perbaikan permanen ditargetkan mulai dikerjakan Oktober 2026, Pemkab Langkat akan terlebih dahulu menangani jaringan pipa air yang terputus sebagai langkah cepat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut sejumlah Kepala OPD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kapolres Kota Binjai, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat, Camat Sei Bingai, Kepala Desa Telagah, serta tokoh masyarakat dan tokoh adat.

Follow monitorsumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: metrorakyat.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks