SIMALUNGUN — Sinergi antara kepolisian dan kejaksaan di daerah kian diperkuat. Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang dan Kajari Simalungun Munawal Hadi menggelar coffee morning di Kedai Kopi Kok Tong, Kompleks Megaland, Jalan Sangnawaluh Damanik, Kota Pematangsiantar, Rabu (15/7). Pertemuan ini menjadi agenda rutin yang bertujuan menjaga soliditas kedua institusi penegak hukum.
Pertemuan tersebut digelar dua hari setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertemu dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (13/7). Pola komunikasi dari puncak pimpinan itu kini diturunkan hingga ke tingkat kabupaten.
Tiga Target Utama dalam Satu Meja Kopi
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang menyebut, silaturahmi ini memiliki tiga tujuan strategis. Pertama, mempererat hubungan dan solidaritas antara Polres Simalungun dengan Kejari Simalungun. Kedua, memperkuat koordinasi dalam penanganan perkara pidana di wilayah tersebut. Ketiga, mengawal program-program strategis pemerintah agar berjalan optimal.
"Ini adalah bentuk nyata Polri untuk masyarakat. Kami terus membangun sinergitas dengan lembaga penegak hukum lainnya, khususnya Kejaksaan Negeri Simalungun, demi mewujudkan penegakan hukum yang lebih baik bagi masyarakat," ujar Marganda dalam keterangan yang diterima, Rabu.
Pejabat dari Dua Institusi Hadir
Suasana pertemuan berlangsung penuh keakraban. Dari jajaran Polres Simalungun hadir Kasi Propam AKP Gomgom Silaen, Kasat Reskrim AKP Wisnugraha Paramaartha, Kasat Narkoba AKP Charles Hartono Nababan, Kasat Intel AKP Tombor Marbun, dan Kasat Lantas Iptu Devi Siringoringo. PS Kasi Hukum Iptu NH Simanjuntak serta para kepala unit dari berbagai fungsi turut mendampingi.
Sementara dari Kejari Simalungun, hadir Kasi Intelijen Yudhi Saputra, Kasi Pidana Umum Ardiansyah, Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Alvonso Manihuruk, serta Kasi Tindak Pidana Khusus Febrow Adhiaksa Soesono. Staf Humas Wina Saragih juga ikut dalam pertemuan tersebut.
Sinergi yang Saling Melengkapi
Marganda menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan kejaksaan merupakan bagian penting dalam sistem peradilan pidana. Kedua institusi memiliki fungsi yang saling melengkapi, sehingga koordinasi harus terus dijaga.
"Sinergitas antara Polri dan kejaksaan sangat penting untuk memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat," tegasnya.
Ia berharap komunikasi yang terjalin melalui kegiatan seperti ini dapat memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menangani persoalan hukum di tengah masyarakat. "Kami berharap hubungan Polres Simalungun dan Kejaksaan Negeri Simalungun semakin solid, sehingga setiap persoalan hukum dapat ditangani secara cepat, tepat, dan berkeadilan," pungkas Marganda.