MEDAN — Bencana alam akibat cuaca ekstrem kembali menguji ketahanan infrastruktur kelistrikan Sumatera Utara. Delapan tower transmisi tegangan tinggi milik PLN roboh diterjang angin kencang dan hujan lebat, menyebabkan gangguan sistem kelistrikan yang melumpuhkan aktivitas warga di beberapa titik, Jumat (5/6).
Dua Jalur SUTET dan SUTT Lumpuh Total
Manager Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Darma Saputra, mengonfirmasi kerusakan terparah terjadi di dua jalur utama. Pada jalur SUTET 275 kV Galang–Simangkuk, tiga tower (T18, T19, dan T20) roboh, sementara dua tower lainnya (T17 dan T21) bengkok.
“Kerusakan juga terjadi di jalur SUTT 150 kV Tebing Tinggi – Sei Rotan. Enam tower (T77 hingga T82) roboh, dan satu tower (T76) bengkok,” ujar Darma dalam keterangan pers di Medan.
Manajemen Beban dan Pemulihan Darurat Dilakukan
PLN langsung menerjunkan personel dan peralatan berat untuk melakukan penanganan darurat. Strategi pemasangan Tower Emergency (TE) dikerjakan untuk mempercepat pemulihan jaringan transmisi yang ambruk.
“Selama proses perbaikan, kami melakukan manajemen beban untuk menjaga keandalan sistem dan meminimalisir dampak padam bagi masyarakat,” jelas Darma. Upaya ini melibatkan manuver sistem kelistrikan secara intensif.
Hasilnya, pasokan listrik mulai pulih bertahap pada pukul 02.38 WIB Jumat dini hari. Namun, PLN belum merinci jumlah pasti pelanggan yang sempat gelap gulita akibat insiden ini.
Mengapa Infrastruktur Kelistrikan Sumut Rentan?
Peristiwa ini bukan yang pertama. Sumatera Utara, dengan topografi berbukit dan jalur transmisi yang membentang jauh, kerap menjadi titik rawan gangguan saat cuaca ekstrem. Angin kencang yang menerjang langsung struktur baja tower menjadi penyebab utama robohnya tiang-tiang tersebut.
PLN berkomitmen untuk terus memperbarui perkembangan penanganan melalui kanal komunikasi resmi. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca buruk yang masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Berapa Lama Proses Perbaikan 12 Tower?
Hingga berita ini diturunkan, proses pemasangan tower darurat masih berlangsung. Perbaikan total diperkirakan memakan waktu beberapa hari hingga minggu, tergantung kondisi cuaca dan ketersediaan material. PLN memastikan akan mengerahkan seluruh sumber daya untuk memulihkan sistem secepat mungkin.