SIMALUNGUN — Rahmat Fauzi Rangkuti menjadi salah satu peserta dari Indonesia yang mengikuti Wikimania 2026, konferensi tahunan pengguna proyek Wiki yang berlangsung di Paris, Prancis. Meski tidak hadir secara langsung, ia mengikuti seluruh rangkaian acara secara virtual selama empat hari, 21-25 Juli 2026.
Ajang Bergengsi yang Sudah 25 Tahun Hadir
Wikimania merupakan konferensi global yang dijalankan oleh Yayasan Wikimedia dan telah eksis selama seperempat abad di jagad maya. Tahun ini, tema yang diusung adalah "Freedom, Equity, Reliability" atau dalam bahasa Prancis "Liberté, Équité, Fiabilité" yang berarti Kebebasan, Ekuitas, dan Reliabilitas.
Peserta Virtual Bisa Pilih Sesi dan Ruang Diskusi
Rahmat menjelaskan, peserta yang hadir langsung di Paris dapat memilih sesi dan ruang diskusi sesuai tema yang diminati. Sementara itu, peserta virtual juga memiliki akses yang sama untuk memilih beberapa room dan sesi yang diisi oleh narasumber dari mancanegara dengan berbagai latar belakang disiplin ilmu.
"Saya merasa beruntung dan bangga bisa bergabung di ajang lumbung ilmu pengetahuan ini," kata Rahmat, Selasa (28/7).
Wikipedia sebagai Gudang Ilmu Pengetahuan
Rahmat menilai, Wikipedia selama ini sangat membantu masyarakat dalam mencari arti dari segala sesuatu. Ia menyebut platform tersebut sebagai gudang ilmu pengetahuan yang dapat diakses siapa saja. Tema-tema yang dibahas dalam Wikimania 2026, lanjutnya, sangat berpengaruh untuk perkembangan proyek Wiki ke depan di kancah internasional.
Partisipasi Rahmat di ajang ini menjadi bukti bahwa penulis daerah dari Simalungun mampu bersaing dan terlibat dalam forum pengetahuan global. Wikimania sendiri rutin digelar setiap tahun di berbagai kota dunia, mempertemukan ribuan kontributor, pengembang, dan peneliti dari seluruh planet.