KARO — Paviliun Kabupaten Karo di PRSU ke-50 tidak hanya memajang aneka sayuran segar seperti kentang, tomat, dan kembang kol. Di dalamnya, pengunjung juga bisa menemukan produk herbal berbahan tanaman obat yang telah dikemas modern, minyak atsiri, hingga kopi Arabika khas dataran tinggi.
Bupati Antonius Ginting mengatakan keikutsertaan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM dan petani setempat.
"Kami hadir untuk menunjukkan apa yang dimiliki Kabupaten Karo, mulai dari hasil pertanian berkualitas tinggi, tanaman obat dan ramuan tradisional yang diwariskan turun-temurun, hingga kerajinan tangan dan tenun bermotif khas Karo yang memiliki nilai budaya tinggi," ujarnya dalam keterangan yang diterima di Medan, Sabtu (4/7/2026).
Dari Jeruk Manis hingga Tenun Khas Karo
Komoditas hortikultura menjadi daya tarik utama. Jeruk manis, buah naga, cabai, terong, dan aneka sayuran hijau dipajang untuk menunjukkan kualitas hasil bumi dataran tinggi Karo.
Selain produk segar, paviliun juga memamerkan aneka olahan buah dan sayur kemasan, camilan khas daerah, serta kerajinan tenun dengan motif budaya Karo yang bernilai seni tinggi. Produk herbal modern—mulai dari ramuan kesehatan tradisional hingga minyak atsiri—turut melengkapi ragam pameran.
Pariwisata Geopark Kaldera Toba Jadi Andalan Baru
Di sektor pariwisata, Kabupaten Karo menyajikan informasi tentang kawasan yang merupakan bagian dari Geopark Kaldera Toba UNESCO. Panorama pegunungan, air terjun, dan kekayaan budaya lokal ditampilkan untuk menarik minat wisatawan.
"Pariwisata merupakan salah satu pilar pembangunan Kabupaten Karo. Kami ingin pengunjung tidak hanya mengenal produk unggulan kami, tetapi juga terdorong untuk datang menikmati langsung keindahan alam, udara sejuk, dan kekayaan budaya Karo," kata Antonius.
Target: Kemitraan Usaha dan Akses Pasar Baru
Bupati menegaskan kehadiran di PRSU bukan sekadar seremonial pameran. Pemerintah daerah menargetkan terjalinnya kemitraan dengan dunia usaha serta terbukanya akses pasar baru bagi pelaku UMKM dan petani.
"Kami berharap paviliun ini menjadi jembatan agar produk-produk lokal Karo semakin dikenal luas, membuka peluang pasar yang lebih besar, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," ujar Antonius.
PRSU ke-50 dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya. Bupati Antonius Ginting hadir bersama Wakil Bupati Komando Tarigan dan Sekretaris Daerah Gelora Putra Ginting saat meninjau paviliun.