Pencarian

Peremajaan Sawit Rakyat di Asahan Resmi Dimulai, 86 Hektare Lahan Sela Disiapkan untuk Padi Gogo

Senin, 31 Agustus 2026 • 22:21:05 WIB
Peremajaan Sawit Rakyat di Asahan Resmi Dimulai, 86 Hektare Lahan Sela Disiapkan untuk Padi Gogo
Peremajaan sawit rakyat seluas 86 hektare di Asahan resmi dimulai dengan penyiapan lahan sela untuk padi gogo.

ASAHAN — Sebanyak 181 petani anggota Koperasi Produsen Petani Kelapa Sawit Kesepakatan kini memasuki babak baru pengelolaan kebun. Tanaman sawit mereka yang tua akan diremajakan, sementara lahan sela seluas 86 hektare disiapkan untuk budidaya padi gogo, dan 98 hektare lainnya untuk tanaman pangan pendukung.

Skema ini memungkinkan petani tetap memperoleh penghasilan dari lahannya selama menunggu sawit baru berproduksi. Integrasi perkebunan dan tanaman pangan diharapkan memberi nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan.

Tanaman Sawit Petani Rata-Rata Berusia 40 Tahun

Tanaman kelapa sawit milik anggota koperasi yang diremajakan berada di Desa Gotting Sodadi, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge. Kondisinya sudah tua dan produktivitasnya menurun, sehingga membutuhkan peremajaan untuk meningkatkan hasil perkebunan.

Program ini digagas Koperasi Produsen Petani Kelapa Sawit Kesepakatan bersama PTPN IV. Perusahaan pelat merah itu berkomitmen memberikan pendampingan teknis secara intensif agar proses peremajaan dan pengelolaan lahan berjalan optimal.

PTPN IV dan Forkopimda Dampingi Petani Mitra

Peresmian tersebut turut dihadiri Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV Arya Sandhiyudha, Dandim 0208/Asahan, Kapolres Asahan, serta jajaran pimpinan PTPN IV Regional I dan Grup Kebun Asahan. Camat Bandar Pasir Mandoge dan para kepala desa se-Kecamatan juga hadir dalam kegiatan yang dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama itu.

Ketua Koperasi Produsen Petani Kelapa Sawit Kesepakatan, Saripuddin Sirait, menyampaikan apresiasi atas dukungan lintas sektor yang menjadi faktor penting dalam keberlanjutan program ini. Kemitraan yang terbangun diharapkan memberi manfaat langsung bagi anggota koperasi dan masyarakat sekitar.

Bupati: Integrasi Sawit dan Pangan Dorong Ketahanan Pangan

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menilai integrasi PSR dengan penanaman padi gogo memiliki nilai strategis. Program ini tidak hanya meremajakan perkebunan rakyat, tetapi juga mendukung agenda penguatan ketahanan pangan nasional.

“Integrasi program PSR dengan penanaman padi gogo tidak hanya sejalan dengan agenda nasional dalam memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menjadi pendorong utama roda perekonomian dan kesejahteraan petani di Kabupaten Asahan,” ujarnya.

Ia berharap program ini menjadi contoh pengelolaan lahan yang menggabungkan kepentingan perkebunan dan pertanian pangan. Dengan pola kemitraan dan pendampingan berkelanjutan, produktivitas petani di Kecamatan Bandar Pasir Mandoge diharapkan terus meningkat.

Puncak kegiatan ditandai penanaman simbolis bibit kelapa sawit unggul dan benih padi gogo oleh Bupati Asahan bersama Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV. Seluruh rangkaian acara berakhir sekitar pukul 10.30 WIB dengan kondisi tertib dan lancar.

Follow monitorsumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sudutpandang.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks