SUMATERA UTARA — Kader Posyandu dari Desa Sirah Pulau, Gunung Kembang, Prabu Menang, dan Merapi mengikuti pelatihan yang digelar di Puskesmas Golden Great Borneo (GGB). Mereka didampingi langsung oleh Ketua PKK masing-masing desa. Hadir pula perwakilan kecamatan, kepala desa, Babinsa, serta tim CSR PAMA yang diwakili Danang Prakoso dan Devita Sirait.
Memperkuat Garda Terdepan Kesehatan Desa
Devita Sirait dalam sambutannya menekankan bahwa keberhasilan program kesehatan tidak hanya bergantung pada fasilitas, melainkan pada peran aktif kader Posyandu. "Kader Posyandu merupakan mitra strategis dalam mewujudkan generasi yang sehat dan bebas stunting," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (11/7).
PAMA berharap melalui pelatihan ini, para kader mampu memberikan edukasi yang tepat, memantau tumbuh kembang balita secara optimal, dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat disebut sebagai kunci utama menurunkan angka stunting.
Materi dari Dinkes hingga Puskesmas: Fokus pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan
Pelatihan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat, Vivin, yang memaparkan faktor penyebab stunting dan pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Sementara itu, Kepala Puskesmas Golden Great Borneo, dr. Rheni Yunita, memberikan materi tentang pemenuhan gizi seimbang, pemantauan status gizi balita, serta strategi meningkatkan kesadaran masyarakat akan perilaku hidup sehat.
dr. Rheni berharap pelatihan ini mampu memperkuat kompetensi kader di lapangan. "Kader Posyandu adalah perpanjangan tangan tenaga kesehatan di masyarakat. Kami berharap kader semakin percaya diri dalam memberikan edukasi, melakukan pemantauan pertumbuhan balita secara rutin, serta mengidentifikasi secara dini anak-anak yang berisiko mengalami masalah gizi," jelasnya.
Apresiasi Pemerintah Kecamatan atas Kolaborasi Berkelanjutan
Perwakilan Kecamatan Merapi Timur, M. Syukur, mengapresiasi konsistensi PAMA dalam mendukung pembangunan kesehatan. "Kami mengucapkan terima kasih kepada PAMA yang secara konsisten mendukung peningkatan kapasitas kader Posyandu. Harapan kami, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga pelayanan Posyandu semakin berkualitas," katanya.
PAMA menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui program CSR yang berkelanjutan. Perusahaan meyakini peningkatan kapasitas kader Posyandu merupakan investasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting demi mendukung pembangunan sumber daya manusia di wilayah operasional perusahaan.