MEDAN — Anak muda bukan sekadar penonton dalam proses pembangunan daerah. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menegaskan hal itu di hadapan peserta forum Youth City Changers (YCC) yang berasal dari berbagai komunitas dan daerah di Indonesia.
"Kalau bangsa kita ingin kuat, maka kita harus saling menguatkan. Anak muda harus menjadi bagian penting dari perubahan itu," ujar Rico Waas di Medan, Senin.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Pembangunan Kota
Menurut Rico, generasi muda memiliki kreativitas dan inovasi yang dapat dikolaborasikan dengan program pemerintah. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam membangun daya tahan kota.
"Kolaborasi lintas sektor, semangat gotong royong, serta keterlibatan relawan dan anak muda menjadi kunci penting dalam membangun daya tahan kota," katanya.
Forum YCC digagas sebagai wadah untuk mendengarkan, melibatkan, dan mengintegrasikan aspirasi serta gagasan inovatif kaum muda ke dalam agenda Rakernas APEKSI XVIII Tahun 2026. Rico berharap forum ini mampu mendorong semangat peserta untuk berperan aktif dalam pembangunan.
Kota Medan Jadi Tuan Rumah Ajang Pemuda Nasional
Rico mengaku bangga Kota Medan dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Youth City Changers. Menurutnya, penyelenggaraan forum ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Medan untuk memperkuat kinerja pembangunan sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada para delegasi muda dari berbagai kota di Indonesia.
"Kami juga memperkenalkan Kota Medan kepada para delegasi muda yang datang dari berbagai kota di Indonesia," ujarnya.
Forum Youth City Changers menjadi salah satu rangkaian awal menuju Rakernas APEKSI XVIII yang akan digelar pada 2026. Partisipasi aktif generasi muda dalam forum ini diharapkan mampu menghadirkan gagasan segar yang bisa diadopsi dalam kebijakan pembangunan kota-kota di Indonesia.