MADINA — Asmaul Husna, putri daerah Kelurahan Patialo, nyaris gagal berangkat ke Universitas Al-Azhar meski telah lolos seleksi beasiswa. Kekurangan biaya menjadi hambatan utama. Bupati Saipullah Nasution merespons laporan itu dengan mendatangi langsung kediaman mahasiswi tersebut pada Senin lalu.
Akses Jalan Ekstrem Tak Halangi Bupati Temui Asmaul Husna
Rombongan bupati menempuh jalan desa sempit dan tanjakan curam sejauh empat kilometer untuk mencapai rumah Asmaul Husna. Saipullah datang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Mhd. Faisal Situmorang, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Parlin Lubis, Kepala Dinas Tenaga Kerja Rahmad Hidayat, Camat Kotanopan Endar Mora Lubis, serta Camat Tambangan Bahren Daulay.
Mereka disambut Kepala Desa Patialo Muhammad Aswar, tokoh masyarakat, dan keluarga Asmaul Husna.
Gotong Royong Pemda dan Dermawan Penuhi Kekurangan Biaya
Saipullah menjelaskan, pemerintah daerah bersama kecamatan, desa, organisasi perangkat daerah (OPD), dan para dermawan di Mandailing Julu bergotong royong memenuhi kebutuhan biaya. “Pemda akan melengkapi kekurangan biaya agar yang bersangkutan berangkat sesuai jadwal,” ujarnya.
Ia menambahkan, anggaran beasiswa Pemkab Madina saat ini masih difokuskan untuk pendidikan dalam negeri. Dukungan bagi mahasiswa yang kuliah di luar negeri dilakukan melalui inisiatif bersama. Bupati menyerahkan bantuan awal dan berkomitmen menggalang donasi di kalangan pejabat daerah.
Asmaul Husna: Terharu atas Perhatian Pemda
Asmaul Husna menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia mengaku terharu atas kepedulian pemerintah daerah yang membantu mewujudkan impiannya menempuh pendidikan di Mesir.