LANGKAT — Lagu berjudul "Steven Arya" mengalun dari ponsel di lokasi prarekonstruksi, Kamis (18/6). Liriknya menggambarkan rasa kehilangan, harapan, dan doa dari keluarga serta sahabat. Lagu itu diciptakan oleh Global Prima, sekolah tempat Steven Arya Sitorus bersekolah sejak SMP hingga tamat SMA di Kota Medan.
Ibunda Steven, Armina Dewi Siagian, menyampaikan rasa dukanya di tengah proses yang berlangsung dari siang hingga sore hari itu. Ia mengapresiasi sekolah yang telah membuat lagu tersebut sebagai bentuk penghormatan dan penghibur keluarga.
"Dari SMP-SMA-nya memang anak kami mudah bergaul dengan siapapun, termasuk dengan guru dan kepala sekolah di Global Prima. Terima kasih kepada sekolah yang telah membuat lagu penghibur ini untuk Steven," ungkap Armina saat ditemui di lokasi.
Lirik yang Menggambarkan Perjuangan dan Kepergian Mendadak
Sebagian lirik lagu itu menyiratkan kejadian tragis di kawasan Tangkahan. "Air mengalir... Pelan dan dingin... Steven, kau pergi terlalu cepat. Tangkahan memanggil namamu, dan hati kami hancur," demikian penggalan lirik yang diputar di lokasi.
Lagu tersebut juga menggambarkan sosok Steven yang dikenal ramah dan penuh semangat. "Pagi itu kau tersenyum seperti biasa, bercerita tentang mimpi-mimpi indah. Tak ada yang tahu sungai itu akan merenggut sahabat kami, Steven Arya yang gagah," bunyi bagian lain dari lagu tersebut.
Keluarga Temukan Kejanggalan dalam Proses Identifikasi
Di tengah suasana haru, keluarga Steven menyampaikan adanya kejanggalan yang mereka temukan dari reka adegan proses identifikasi. Namun, detail kejanggalan tersebut belum diungkap secara resmi oleh pihak kepolisian.
Armina menyebut anaknya yang dikenal mandiri sejak usia muda sangat bersemangat mengejar cita-citanya di perantauan. "Kami berterima kasih kepada semua pihak, terutama sekolah yang telah membuat lagu ini sebagai pengingat bahwa Steven tetap hidup dalam hati kami," jelasnya.
Unggahan Media Sosial Sekolah Sebagai Penghormatan Terakhir
Unggahan dari akun media sosial Global Prima juga menampilkan wajah Steven bersama lagu tersebut. Sekolah mengirimkan doa bersama agar arwah almarhum tenang di sisi-Nya.
Proses prarekonstruksi ini menjadi bagian dari penyelidikan kepolisian atas dugaan tenggelamnya Steven Arya Sitorus. Hingga berita ini diturunkan, Polres Langkat belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai temuan awal dari kegiatan tersebut.