MEDAN — Di usianya yang ke-436 tahun, Kota Medan dinilai masih dihadapkan pada pekerjaan rumah yang tak kunjung selesai. Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PAN, Edwin Sugesti Nasution, secara spesifik menyebut penanganan banjir, perbaikan drainase, dan pengelolaan sampah sebagai prioritas yang harus segera dibenahi oleh pemerintah daerah.
"Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya proyek fisik yang dibangun, tetapi juga dari tingkat kesejahteraan masyarakat," ujar Edwin dalam pernyataannya, baru-baru ini.
Pembangunan Fisik dan Kesejahteraan Warga
Menurut Edwin, meskipun pembangunan infrastruktur perkotaan dan pelayanan publik menunjukkan kemajuan signifikan, pemerintah tetap harus memastikan setiap kebijakan berdampak positif pada kualitas hidup warga. Ia mendorong agar program-program yang berpihak pada masyarakat kecil, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi, terus dihadirkan.
"Pertumbuhan pembangunan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan warga," tegasnya.
Kolaborasi dan Kerukunan Jadi Kunci
Politisi PAN itu juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat. Sinergi seluruh elemen dinilai menjadi kunci utama untuk mewujudkan Medan yang lebih maju, modern, dan berdaya saing.
Di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama yang menjadi ciri khas Kota Medan, Edwin mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kerukunan. Menurutnya, kekayaan tersebut harus menjadi modal sosial dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia pun memberikan apresiasi kepada pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan yang selama ini berkontribusi menjaga stabilitas dan kemajuan kota.
Mengakhiri pernyataannya, Edwin Sugesti Nasution mengucapkan selamat ulang tahun ke-436 untuk Kota Medan. Ia berharap kota yang dikenal sebagai pusat ekonomi terbesar di Pulau Sumatra itu semakin maju, nyaman dihuni, dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakatnya.