MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara resmi mengumumkan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun anggaran 2026 dengan total 9.759 formasi. Ribuan kursi ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di 21 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah mengajukan usulan ke Bapeg Sumut.
Kabar ini disampaikan Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (Bapeg) Sumut, Muhammad Taufik Tarigan, dalam sesi keterangan pers di Lobby Dekranasda. Ia menjelaskan bahwa rekrutmen ini merupakan bagian dari penyegaran birokrasi agar pelayanan publik di Sumatera Utara semakin optimal.
10 Ribu Formasi Didominasi Tenaga Pendidik
Berdasarkan data yang dihimpun Bapeg Sumut, sektor pendidikan menjadi prioritas utama dalam rekrutmen kali ini. Ribuan formasi dialokasikan untuk tenaga pendidik atau guru, mencerminkan fokus pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.
Seluruh proses rekrutmen berpedoman pada Surat Edaran Menteri PANRB Nomor B/1553/M.SM.01.00/2026 yang diterbitkan pada 12 Maret 2026. Bapeg Sumut juga telah berkoordinasi dengan seluruh OPD melalui Surat Sekda tertanggal 17 Maret 2026 untuk mematangkan data kebutuhan pegawai.
Kondisi Terkini ASN: 35.838 Pegawai Aktif
Hingga 8 April 2026, total Aparatur Sipil Negara (ASN) yang aktif di lingkungan Pemprov Sumut tercatat 35.838 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.268 ASN telah mengikuti assessment center untuk mengukur kapabilitas mereka di berbagai jenjang jabatan.
Rincian penilaian kompetensi mencakup 42 orang di Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, 331 pejabat administrator, dan 618 pejabat pengawas. Selain itu, terdapat 251 JF Ahli Madya, 527 JF Ahli Muda, 396 JF Ahli Pertama, 30 JF Mahir, serta 73 tenaga pelaksana.
Pendataan ini dilakukan agar pemerintah memiliki gambaran jelas mengenai peta kekuatan personel yang ada saat ini. Hal tersebut dinilai krusial dalam menentukan arah kebijakan manajemen ASN ke depan.
Anggaran dan Proses Usulan ke Pusat
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Bapeg Sumut, Muhammad Yusuf Siregar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) terkait ketersediaan anggaran rekrutmen. Proses usulan ke pemerintah pusat terus dimatangkan agar seleksi berjalan lancar.
Pemerintah berharap pembukaan CPNS ini dapat membantu menekan angka pengangguran di Sumatera Utara sekaligus menciptakan tata kelola birokrasi yang lebih akuntabel dan transparan.