SUMATERA UTARA — Organisasi Rohani Islam (Rohis) PT Pegadaian kembali menggelar pemotongan dan distribusi hewan kurban tahun ini. Mengusung tema “Satu Ketulusan Sejuta Kemanfaatan”, proses penyembelihan dipusatkan di RPH Amanah Bersama Agro, Jatimurni, Pondok Melati, Kota Bekasi.
Seluruh hewan kurban—14 sapi dan 8 kambing—berhasil dihimpun dari Dana Kebajikan Umat (DKU), kontribusi internal insan Pegadaian, dan dukungan mitra strategis seperti Bank Syariah Indonesia, Galeri 24, serta Lotus Lingga Pratama. Dari total hewan tersebut, diperkirakan menghasilkan 4.500 paket daging siap salur.
Untuk menjaga higienitas, pemotongan dilakukan oleh tenaga profesional di RPH bersertifikat. Pola distribusi terpusat diterapkan di CP Kebon Nanas agar penyaluran berjalan tertib dan kerumunan bisa diminimalkan. Paket daging diberikan kepada masyarakat sekitar dan kaum mustahiq yang berhak.
Direksi: Berbagi Itu Bagian dari Transformasi
Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar ritual tahunan. “Momentum Idul Adha bukan hanya menjadi bentuk ibadah dan ketakwaan kepada Allah SWT, tetapi juga pengingat pentingnya nilai kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama,” ujar Ferdian dalam sambutannya.
Acara ini dihadiri jajaran direksi dan manajemen: Direktur Human Capital Tribuana Tunggadewi, Direktur Manajemen Risiko, Legal dan Kepatuhan Ismail Ilyas, Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk Selfie Dewiyanti, serta SEVP Transformation Office Rully Yusuf. Turut hadir Ketua Rohis Pegadaian Ustadz Sugeng dan pemilik RPH Haji Vidi Julianto.
Ferdian menambahkan, Pegadaian berkomitmen menghadirkan manfaat sosial yang inklusif bagi masyarakat. Program ini juga diharapkan memperkuat kebersamaan di lingkungan perusahaan dan mitra kerja.
Dukung Indonesia Emas 2045 Lewat Aksi Sosial
Melalui kegiatan kurban tahun ini, Pegadaian ingin menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis perlu berjalan seimbang dengan kontribusi nyata kepada masyarakat. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menjadi salah satu pilar utama perusahaan di tengah transformasi digital yang sedang digenjot.
Perusahaan berharap semangat berbagi dan kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan sosial ini dinilai dapat mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat serta program pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.