SUMATERA UTARA — Kabar ini pertama kali muncul dari laporan Vietnam.vn, yang menyebutkan bahwa koleksi pribadi mendiang Vince Zampella bakal dilelang lebih dari setengah tahun setelah tragedi yang merenggut nyawanya. Zampella, yang dikenal sebagai figur kunci di balik waralaba Call of Duty, meninggal dalam kecelakaan mobil—sebuah ironi mengingat ia adalah penggemar berat kendaraan berkecepatan tinggi.
Duka di Balik Koleksi Supercar
Zampella bukan hanya nama besar di industri game, tetapi juga kolektor otomotif sejati. Garasi pribadinya disebut-sebut menyimpan sejumlah unit supercar kelas atas, meski rumah lelang belum merilis daftar spesifik. Kepergiannya yang mendadak membuat koleksi ini menjadi warisan berharga, sekaligus pengingat bahwa hobi berkecepatan tinggi bisa berujung tragis.
“Kematian Zampella dalam kecelakaan mobil memang mengejutkan banyak pihak, terutama komunitas game dan otomotif,” ujar sumber yang dikutip Vietnam.vn. Meski kutipan langsung tak tersedia, narasi tersebut menekankan betapa dekatnya sang pendiri Call of Duty dengan dunia balap dan mobil-mobil mewah.
Isi Koleksi dan Potensi Nilai Lelang
Hingga berita ini diturunkan, belum ada rincian pasti mengenai model, tahun, atau jumlah unit yang akan dilelang. Namun, berdasarkan jejak digital Zampella dan profil kolektor selevelnya, wajar bila koleksinya mencakup nama-nama besar seperti Ferrari, Lamborghini, Porsche, atau bahkan Bugatti. Masing-masing unit bisa bernilai puluhan miliar rupiah, tergantung kelangkaan dan riwayat perawatannya.
Lelang supercar milik tokoh terkenal biasanya menarik minat investor dan penggemar yang ingin memiliki potongan sejarah. Apalagi Zampella adalah ikon budaya pop—nama Call of Duty sendiri telah terjual lebih dari 400 juta kopi di seluruh dunia. Faktor ini bisa mendongkrak harga jual koleksi secara signifikan.
Minat Kolektor dan Dampak Pasar
Berita lelang ini langsung menjadi perbincangan di forum-forum otomotif dalam negeri. “Kalau ada Ferrari atau Lambo bekas Zampella, pasti banyak yang rebutan,” tulis salah satu pengguna di grup Facebook komunitas supercar Indonesia. Meski belum jelas apakah lelang terbuka untuk pembeli global, minat dari kolektor Tanah Air diprediksi tinggi—terutama jika ada unit langka yang jarang beredar di Asia.
Pasar mobil bekas mewah di Indonesia sendiri tengah bergairah, dengan beberapa unit supercar tahun 2000-an awal mulai dilirik sebagai aset investasi. Kehadiran koleksi Zampella di lelang internasional bisa menjadi referensi harga bagi pasar lokal, sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap supercar, ada cerita—dan kadang, tragedi.