Pencarian

Anggarkan Rp1,2 Miliar untuk 323 Pelajar, Bank Sumut Jadi Pengumpul Zakat Teraktif Kedua di Sumut

Senin, 25 Mei 2026 • 13:57:50 WIB
Anggarkan Rp1,2 Miliar untuk 323 Pelajar, Bank Sumut Jadi Pengumpul Zakat Teraktif Kedua di Sumut
Bank Sumut berhasil mengumpulkan zakat Rp1,2 miliar untuk 323 pelajar di Sumut.

MEDAN — Di tengah potensi zakat Sumatera Utara yang diperkirakan mencapai Rp8,8 triliun per tahun, realisasi pengumpulan masih jauh dari angka tersebut. Namun, salah satu institusi perbankan daerah menunjukkan konsistensi yang patut dicermati.

UPZ Bank Sumut berhasil menempati posisi kedua sebagai pengumpul zakat teraktif di Sumut. Wakil Ketua I Baznas Sumut Musaddad Lubis menyebut capaian itu tidak lepas dari dukungan penuh jajaran manajemen perusahaan dalam membangun budaya zakat di lingkungan kerja.

Mengapa Baru Rp1,2 Miliar dari Potensi Rp8,8 Triliun?

Angka Rp8,8 triliun menjadi latar belakang yang menarik. Musaddad menegaskan, pengumpulan zakat di Bank Sumut terjadi di tengah belum terpenuhinya estimasi potensi zakat secara keseluruhan di Sumut. Artinya, masih ada ruang besar bagi institusi lain untuk mengoptimalkan peran serupa.

"Pengumpulan zakat ini di tengah belum terpenuhinya estimasi potensi zakat sekitar Rp8,8 triliun per tahun," tegas Musaddad usai acara penyaluran zakat pegawai Bank Sumut 2026 di Medan, Kamis.

Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah: Dua Sisi Penyaluran

Penyaluran tahun ini tidak hanya dalam bentuk uang tunai. Direktur Teknologi Informasi dan Operasional PT Bank Sumut (Perseroda) Sandhy Sofian merinci, dana zakat disalurkan dalam dua bentuk utama: beasiswa pendidikan dan bantuan perlengkapan sekolah.

Sebanyak 323 pelajar dan mahasiswa menerima beasiswa dengan total Rp1,209 miliar. Sementara itu, bantuan perlengkapan sekolah senilai Rp41 juta diberikan kepada 205 siswa sekolah dasar.

Sandhy menekankan bahwa zakat bukan sekadar instrumen ibadah, melainkan alat strategis untuk pemerataan kesejahteraan dan perluasan akses pendidikan.

"Zakat bukan hanya instrumen ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pemerataan kesejahteraan dan memperluas akses pendidikan," ujar Sandhy.

Pendidikan Jadi Prioritas: Bekal Generasi Muda Sumut

Musaddad menambahkan, pendidikan menjadi fokus utama penyaluran zakat Baznas Sumut. Alasannya, pendidikan adalah bekal penting bagi masa depan generasi muda di daerah itu.

"Pendidikan menjadi salah satu fokus utama penyaluran zakat karena menjadi bekal penting bagi masa depan generasi muda," papar Musaddad.

Dengan konsistensi pengelolaan, Baznas Sumut berharap manfaat zakat semakin dirasakan masyarakat luas, terutama di sektor pendidikan yang menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks