Pencarian

SMPN 13 Medan Gelar Peringatan Paskah di Halaman Sekolah, Tanamkan Semangat Kebersamaan dan Kepedulian

Selasa, 12 Mei 2026 • 15:30:09 WIB
SMPN 13 Medan Gelar Peringatan Paskah di Halaman Sekolah, Tanamkan Semangat Kebersamaan dan Kepedulian
SMPN 13 Medan menggelar peringatan Paskah sederhana untuk menanamkan semangat kebersamaan dan kepedulian.

MEDAN — Suasana teduh menyelimuti halaman SMPN 13 Medan saat perayaan Paskah berlangsung pada Sabtu pekan lalu. Tidak ada panggung megah atau dekorasi berlebihan. Justru dalam kesederhanaan itulah Kepala Sekolah Ihsan P Harahap melihat peluang untuk menanamkan pesan moral yang lebih dalam kepada seluruh warga sekolah.

“Peringatan Paskah menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, kasih, dan kepedulian di tengah lingkungan sekolah,” ujar Ihsan saat ditemui di sekolahnya, Selasa (12/5/2025).

Ihsan menegaskan bahwa seluruh warga sekolah diajak untuk menjadi pribadi yang membawa pengaruh positif. Ajakan itu, menurutnya, harus dimulai dari hal-hal kecil dalam interaksi sehari-hari, seperti menjaga sikap saling menghormati dan menebarkan kebaikan.

Menghadirkan Pendeta untuk Menguatkan Pesan Moral

Dalam ibadah Paskah tersebut, pihak sekolah mengundang Pendeta Bahagia Tarigan untuk memimpin doa dan menyampaikan renungan. Ketua Panitia Paskah, Norma Manurung, turut hadir dan mengkoordinasikan jalannya acara yang berlangsung khidmat dari pagi hingga siang hari.

Kehadiran orang tua siswa dalam perayaan ini menjadi catatan tersendiri. Sekolah sengaja melibatkan mereka agar nilai-nilai yang diajarkan di kelas bisa berkelanjutan hingga di rumah. “Kami ingin ada kesinambungan antara pendidikan di sekolah dan pembentukan karakter di keluarga,” tambah Ihsan.

Paskah sebagai Ajang Memperkuat Toleransi di Sekolah Negeri

Perayaan hari besar keagamaan di sekolah negeri kerap menjadi ujian tersendiri bagi pengelolaan keragaman. Namun, SMPN 13 Medan justru menjadikannya sebagai praktik langsung toleransi. Ihsan menekankan bahwa kegiatan semacam ini tidak hanya untuk siswa Kristen, tetapi menjadi pelajaran bagi semua siswa tentang pentingnya menghargai perbedaan.

“Kami tidak memisahkan. Semua siswa, apapun agamanya, bisa melihat dan belajar bagaimana teman-temannya merayakan dengan penuh sukacita. Ini bagian dari pendidikan karakter yang nyata,” ujarnya.

Kegiatan Sederhana, Dampak Jangka Panjang

Meski digelar tanpa kemeriahan, Ihsan optimistis perayaan Paskah kali ini meninggalkan kesan mendalam. Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun tidak luntur setelah acara usai, melainkan terus terpelihara dalam aktivitas belajar-mengajar sehari-hari.

“Kami tidak perlu acara besar. Yang penting pesannya sampai dan diamalkan,” pungkas Ihsan.

Bagikan
Sumber: aktualonline.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks