Pelepasan Kelompok Terbang (Kloter) 17 berlangsung di Aula Madinatul Hujjaj Embarkasi Medan. Rombongan terdiri dari 98 jemaah laki-laki dan 135 perempuan. Mayoritas berasal dari Kota Medan sebanyak 202 orang. Sisanya tersebar dari Kabupaten Serdang Bedagai, Deli Serdang, Tapanuli Tengah, Padangsidimpuan, hingga tiga daerah Labuhan Batu.
Larangan Foto dan Video yang Bisa Berujung Deportasi
Kepala Kanwil Kemenhaj Sumut Dr. H. Zulkifli Sitorus, M.A. menegaskan jemaah wajib mematuhi aturan Pemerintah Arab Saudi, terutama soal dokumentasi. “Jangan sembarangan mengambil video atau foto, terutama terhadap warga setempat. Sudah ada jemaah Indonesia yang hampir dideportasi karena melanggar aturan tersebut,” ujarnya dalam sambutan.
Ia juga meminta jemaah tidak membawa barang berlebihan di luar ketentuan agar tidak menyulitkan perjalanan dan proses ibadah. Disiplin, menurut Zulkifli, menjadi kunci meraih haji mabrur.
Jemaah Termuda 17 Tahun, Tertua 79 Tahun
Berdasarkan data PPIH Embarkasi Medan, jemaah termuda Kloter 17 adalah Muhammad Zaki Parinduri (17) asal Kota Medan. Sementara jemaah tertua bernama Jamiah Ilyas (79) dari Kabupaten Deli Serdang. Kloter ini didampingi enam petugas, termasuk Ketua Kloter Muhammad David Saragih, Pembimbing Ibadah Sumarno Tukimun Abdullah, dokter kloter dr. Zulhaina Syarifah, paramedis Khairiah Wan Azizun, serta dua Petugas Haji Daerah (PHD).
Masa Tunggu Haji Semakin Panjang, Jemaah Diingatkan Manfaatkan Kesempatan
Dalam arahannya, Zulkifli mengingatkan jemaah agar menjaga kondisi fisik dan memanfaatkan kesempatan berhaji sebaik-baiknya. “Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Bisa jadi ini kesempatan terakhir untuk menunaikan ibadah haji. Laksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan dan kedisiplinan agar meraih haji yang mabrur,” pesannya.
Acara pelepasan turut dihadiri Anggota DPRD Sumut Hj. Sugiarti, Sekretaris PPIH Embarkasi Medan Dr. H. Torang Rambe, Staf Ahli Wali Kota Medan Dr. H. Adlan, serta perwakilan PT Garuda Indonesia. Usai sambutan, Pataka Merah Putih diserahkan kepada Ketua Kloter 17 sebagai simbol resmi pemberangkatan.
Kloter 17 dijadwalkan terbang menuju Arab Saudi melalui Bandara Internasional Kualanamu. Keberangkatan mereka menutup rangkaian pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Medan musim haji Tahun 1447 H/2026 M.