Pencarian

Sambirejo Sleman Kembangkan 4 Wisata Budaya, Ada Trail Candi 7,3 Km

Jumat, 11 September 2026 • 17:05:31 WIB
Sambirejo Sleman Kembangkan 4 Wisata Budaya, Ada Trail Candi 7,3 Km
Mahasiswa UMY merancang empat program wisata budaya di Kalurahan Sambirejo, Sleman.

SUMATERA UTARA — Kawasan Tebing Breksi selama ini dikenal sebagai magnet wisatawan di Sleman. Panorama batuan hasil tambang kapur itu menjadi latar foto favorit pengunjung dari berbagai daerah. Namun, sebagian besar wisatawan datang, berfoto, lalu pulang dalam hitungan jam.

Pola kunjungan singkat itulah yang coba diubah. Sejumlah mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) merancang empat program diversifikasi wisata budaya di Kalurahan Sambirejo, kawasan yang menaungi Tebing Breksi.

Tujuannya jelas: membuat wisatawan tinggal lebih lama, berinteraksi dengan warga, dan belajar tentang kekayaan budaya setempat. Bukan sekadar menambah event, tetapi memperkaya pilihan aktivitas selama berada di desa wisata.

Empat Program Wisata Budaya Sambirejo

Ketua Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) EDSA PBI UMY, Reva Audya Harianto, menyebut empat program utama yang dihadirkan. Keempatnya meliputi Sambirejo Cultural Lab, Sambirejo Guide Academy, Sambirejo Temple Trail, dan Narasimha Sunset Show.

"Kami tidak ingin sekadar membuat event, tetapi mencoba mengembangkan beberapa alternatif atraksi wisata yang bisa memperkaya pengalaman wisatawan di Sambirejo," kata Reva dalam keterangan tertulisnya di Sleman, Kamis (10/9).

Jelajah Sejarah Lewat Temple Trail 7,3 Kilometer

Dari empat program tersebut, Sambirejo Temple Trail menjadi yang paling menonjol dari sisi aktivitas fisik. Jalur jelajah sejarah ini membentang sepanjang 7,3 kilometer.

Rutenya melintasi Candi Banyunibo, Candi Barong, Arca Ganesha, dan Spot Riyadi. Titik awal sekaligus akhir perjalanan berada di Tebing Breksi. Program ini digarap berkolaborasi dengan Jogja International Heritage Walk.

Bagi traveler yang menyukai wisata sejarah dan trekking ringan, jalur ini menawarkan kombinasi keduanya. Sepanjang perjalanan, peserta tidak hanya melihat candi, tetapi juga menyusuri lanskap perbukitan dan permukiman warga Sambirejo.

Narasimha Sunset Show di Tebing Breksi

Program kedua yang menyita perhatian adalah Narasimha Sunset Show. Ini pertunjukan teatrikal yang digelar di Tebing Breksi menjelang matahari terbenam.

Kisahnya diangkat dari penemuan arca Narasimha di Bukit Ijo pada 1975. Pertunjukan menggabungkan seni drama, tari, musik, dan cerita visual atau visual storytelling.

"Pertunjukan seni ini melibatkan kolaborasi warga dari Sanggar Turonggo Mudo dan Sanggar Unggah-Ungguh Sambirejo," ujar Reva.

Menyaksikan pertunjukan ini berarti menikmati dua hal sekaligus: panorama senja Tebing Breksi dan pementasan budaya yang dikerjakan warga setempat.

Dampak Ekonomi bagi Warga Sambirejo

Pengembangan wisata budaya di Sambirejo bukan hanya soal menambah atraksi. Ada hitungan ekonomi yang ingin dicapai.

Semakin lama wisatawan tinggal dan semakin banyak aktivitas yang diikuti, semakin besar peluang pelaku usaha lokal, pengrajin, hingga pelaku seni ikut merasakan perputaran ekonomi pariwisata. Manfaatnya tidak berhenti di kawasan destinasi utama.

Langkah ini juga menunjukkan bahwa pengembangan destinasi tidak selalu harus bertumpu pada daya tarik yang sudah populer. Potensi budaya lokal bisa dikemas menjadi pengalaman baru yang memberi wisatawan lebih banyak alasan untuk datang.

Tips Berkunjung ke Sambirejo

  • Datang lebih awal jika ingin mengikuti Temple Trail, karena rute 7,3 kilometer membutuhkan waktu beberapa jam.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman untuk medan perbukitan dan jalan desa.
  • Jadwalkan kunjungan pada sore hari jika ingin menyaksikan Narasimha Sunset Show di Tebing Breksi.
  • Bawa air minum dan pelindung matahari, terutama pada musim kemarau.

Untuk jadwal pasti Temple Trail, Narasimha Sunset Show, dan program lainnya, informasi terkini dapat dikonfirmasi melalui pengelola wisata Sambirejo atau dinas pariwisata setempat.

Kombinasi jelajah candi, pertunjukan seni, dan interaksi dengan warga membuat Sambirejo layak masuk daftar kunjungan saat berwisata ke Sleman. Alokasikan setidaknya satu hari penuh agar tidak terburu-buru menikmati setiap program.

Follow monitorsumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: koran-jakarta.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks