Pencarian

Karhutla di Padang Lawas Utara Hanguskan Satu Hektare Lahan, Api Dilaporkan Sudah Padam

Sabtu, 05 September 2026 • 14:01:01 WIB
Karhutla di Padang Lawas Utara Hanguskan Satu Hektare Lahan, Api Dilaporkan Sudah Padam
Satu hektare lahan kosong di Desa Batang Baruhar Julu, Padang Lawas Utara, hangus akibat karhutla pada Jumat (4/9).

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda satu hektare lahan kosong di Desa Batang Baruhar Julu, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara. BPBD Sumut memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi pada Jumat (4/9) itu. Kondisi terkini, api di lokasi terdampak telah berhasil dipadamkan.

MEDAN — Lahan kosong seluas satu hektare di Padang Lawas Utara (Paluta) hangus dilalap si jago merah. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) itu terjadi di Desa Batang Baruhar Julu, Kecamatan Padang Bolak, dan dilaporkan masuk ke Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Sumatera Utara pada Jumat (4/9).

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebutkan, vegetasi yang terbakar merupakan semak belukar di atas lahan kosong.

"Berdasarkan laporan satu hektare terdampak karhutla di Padang Lawas Utara, kebakaran terjadi pada Jumat (04/9)," ujar Sri Wahyuni di Medan, Jumat.

Api Padam, Tidak Ada Korban Jiwa

Peristiwa kebakaran yang melanda lahan kosong tersebut tidak menimbulkan korban luka maupun korban meninggal dunia. Sri Wahyuni memastikan nihilnya korban jiwa atas kejadian naas tersebut.

"Kondisi saat ini api sudah padam," kata dia.

Koordinasi Penanganan dan Assessment Lokasi

Pasca kejadian, pemerintah kabupaten setempat langsung bergerak melakukan assessment ke lokasi terdampak. BPBD Sumut juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk memantau perkembangan situasi di lapangan.

Upaya penanganan atas peristiwa tersebut telah dilakukan oleh pemerintah setempat bersama para pemangku kebijakan terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan api tidak kembali muncul serta meminimalisir potensi meluasnya area terdampak.

Follow monitorsumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks