Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo, Sumatera Utara, mengevakuasi warga Desa Kuta Tengah dan Desa Payung setelah status Gunungapi Sinabung dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) pada Senin (31/8/2026). Warga diarahkan ke sejumlah lokasi pengungsian yang telah disiapkan di dua kecamatan berbeda, menyusul rekomendasi Badan Geologi soal perluasan zona bahaya.
KARO — Pemkab Karo bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri menggerakkan personel untuk memindahkan warga dari dua desa yang masuk dalam zona bahaya erupsi Gunungapi Sinabung. Desa Kuta Tengah di Kecamatan Simpang Empat dan Desa Payung di Kecamatan Payung menjadi prioritas utama dalam proses evakuasi ini.
Keputusan itu diambil setelah rapat kesiapsiagaan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo yang digelar di Ruang Rapat Matang Sitepu, Kabanjahe, Senin malam. Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, menyatakan langkah ini sebagai antisipasi terhadap peningkatan aktivitas vulkanik Sinabung.
Titik Pengungsian untuk Warga Dua Desa
Untuk warga Desa Kuta Tengah, pemerintah menyiapkan lokasi pengungsian di Desa Sukatepu, Losd, dan KDMP. Sementara warga Desa Payung akan ditampung di Losd Desa Batukarang. Masing-masing titik telah dilengkapi fasilitas dasar untuk kebutuhan pengungsi.
"Untuk Desa Kuta Tengah, warga akan diarahkan ke lokasi pengungsian di Desa Sukatepu, Losd dan KDMP. Sedangkan masyarakat Desa Payung akan ditampung di Losd Desa Batukarang," kata Gelora Kurnia Putra Ginting dalam keterangan yang diterima di Kabanjahe.
Pos Terpadu Disiagakan di Tiga Titik
Pemkab Karo mendirikan pos terpadu di Kantor Koramil Simpang Empat sebagai pusat koordinasi utama. Dua pos tambahan ditempatkan di Simpang Tigakicat untuk mendukung penanganan warga Desa Kuta Tengah dan di Kantor Camat Payung untuk masyarakat Desa Payung.
Setiap pos diisi personel gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBD, serta relawan kebencanaan. Selain memastikan kelancaran evakuasi, petugas juga bertugas memantau perkembangan kondisi gunung dan melaporkan situasi secara berkala ke pemerintah daerah.
Koordinasi Antisipasi dan Imbauan Warga
Pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait terus melakukan pemantauan dan koordinasi guna mengantisipasi kemungkinan peningkatan aktivitas Gunungapi Sinabung. Pemkab Karo mengimbau masyarakat yang berada di zona bahaya agar tetap tenang, tidak panik, dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
Warga juga diminta mempersiapkan diri untuk melakukan evakuasi sewaktu-waktu apabila kondisi Gunungapi Sinabung semakin memburuk dan dinilai membahayakan keselamatan. Petugas akan terus menyampaikan informasi terbaru mengenai perkembangan status gunung melalui kanal resmi dan aparat desa setempat.