Pencarian

265 Murid di Karo Keracunan Makan Bergizi Gratis, Dapur SPPG Berastagi Dihentikan Operasionalnya

Jumat, 14 Agustus 2026 • 17:12:01 WIB
265 Murid di Karo Keracunan Makan Bergizi Gratis, Dapur SPPG Berastagi Dihentikan Operasionalnya
Operasional SPPG Karo Berastagi Sempajaya dihentikan sementara selama 30 hari oleh Badan Gizi Nasional menyusul kasus keracunan yang dialami 265 murid di Karo.

KARO — Badan Gizi Nasional mengambil tindakan tegas dengan menghentikan sementara operasional SPPG Karo Berastagi Sempajaya binaan Yayasan Manunggal Kartika Jaya. Surat pemberhentian hak operasional berlaku paling lama 30 hari dan ditandatangani langsung oleh Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional.

"SPPG-nya sudah kita suspend," ujar Kasubag Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan, Erdianta Sitepu, Kamis (13/8/2026) malam.

Langkah ini diambil setelah ratusan pelajar mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi menu MBG yang didistribusikan dari dapur tersebut. Para murid mengeluhkan gatal-gatal di mulut, kulit, hingga sesak napas.

Gejala Langsung Muncul Usai Santap Gulai Ikan

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumut Wilayah IV, Zulkarnain Barus, menyebut peristiwa terjadi saat jam makan siang. Dugaan sementara, sumber keracunan berasal dari lauk gulai ikan dencis yang menjadi menu MBG hari itu.

"Kalau menunya tadi saya lihat itu, sayurnya sayur kol ya, wortel sama kol, kemudian ikannya dencis, gulai, diperkirakan itu dari ikan dencis itu perkiraan sementara itu dari siswa, begitu dimakannya, langsung gatal-gatal mulutnya," jelasnya.

Gejala awal yang dirasakan para siswa adalah mulut terasa gatal dan getir. Setelah itu, sebagian korban mengalami gatal di kulit dan keluhan sesak napas.

Sebaran Korban di Lima Sekolah dan Empat Rumah Sakit

Ratusan murid yang menjadi korban tersebar di lima sekolah berbeda. Dari jenjang SMA dan SMK, rinciannya adalah 202 murid SMAN 1 Berastagi, 25 murid SMA Swasta Bersama, dan 38 murid SMK Swasta Bersama.

Selain itu, dua sekolah menengah pertama juga terkena dampak, yakni SMP Negeri 3 Kabanjahe dan SMP Swasta Bersama. Kelima sekolah ini tercatat menerima pasokan MBG dari dapur SPPG milik Kodim yang sama.

"SMP pun ada (keracunan) karena dapurnya sama, punya Kodim, tapi data siswanya belum bisa dapat kalau yang SMP," kata Zulkarnain.

Para siswa yang terdampak langsung dilarikan ke empat rumah sakit berbeda untuk mendapatkan perawatan medis. Kondisi paling parah yang dilaporkan adalah sesak napas, namun seluruh korban disebutkan dalam kondisi stabil.

"Sebenarnya kalau kondisinya stabil semua di rumah sakit, cuma karena panik aja tadi di awal," tutupnya.

Syarat SPPG Bisa Beroperasi Kembali

Untuk dapat kembali beroperasi, pengelola SPPG Karo Berastagi Sempajaya wajib memenuhi sejumlah kewajiban yang tercantum dalam surat resmi. Hal ini menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh Badan Gizi Nasional terhadap standar keamanan pangan dan higiene dapur produksi.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi program prioritas nasional yang menyasar kesehatan pelajar. Pengawasan ketat terhadap kualitas bahan baku dan proses pengolahan menjadi kunci agar kejadian serupa tidak terulang di wilayah lain.

Follow monitorsumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks