PEMATANGSIANTAR — Wesly Silalahi mengingatkan pengurus baru DPD KNPI Kota Pematangsiantar bahwa mandat yang mereka emban jauh lebih berat dari sekadar acara seremoni. Momentum pelantikan masa bakti 2026-2029, menurutnya, adalah titik tolak untuk menghadirkan organisasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Wesly menilai pemuda adalah pelopor perubahan sekaligus sumber kreativitas, inovasi, dan energi positif bagi kemajuan kota. Karena itu, organisasi kepemudaan ini diminta menjadi wadah yang mampu menjawab kebutuhan generasi muda.
Arah Baru yang Diminta Wali Kota untuk KNPI
Wesly secara spesifik meminta KNPI berperan sebagai rumah besar bagi seluruh pemuda di Pematangsiantar. Ruang ini tidak hanya untuk berhimpun dan berdiskusi, tetapi juga menjadi tempat bertukar gagasan yang melahirkan program-program konkret.
Program tersebut, lanjutnya, harus mampu menjawab kebutuhan dan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Ia tidak ingin organisasi ini berhenti pada kegiatan administratif semata.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci
Untuk mewujudkan peran tersebut, Wali Kota mengajak KNPI membangun kolaborasi dengan berbagai pihak. Ia menyebutkan sinergi perlu dijalin dengan Pemerintah Kota, dunia pendidikan, dan dunia usaha.
Selain itu, organisasi kemasyarakatan serta seluruh elemen masyarakat juga diminta terlibat. Wesly menilai kolaborasi ini penting agar program kepemudaan berjalan efektif dan menyentuh langsung kebutuhan warga.
Menciptakan Ruang Karya bagi Generasi Muda
Wesly juga mendorong KNPI untuk menciptakan ruang yang lebih luas bagi pemuda untuk berkarya. Ia menyebutkan bidang kewirausahaan, prestasi, dan partisipasi dalam pembangunan kota harus menjadi fokus utama.
Dengan begitu, pemuda Pematangsiantar diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi penggerak pembangunan di daerahnya.