LUBUK PAKAM — Proses serah terima fasilitas umum dari pengembang kepada pemerintah daerah kembali berlanjut di kawasan perumahan Kota Mandiri Bekala, Desa Simalingkar A, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Direktur PT Propernas Nusa Dua, Rizqi Aswaransyah Pratama, mengonfirmasi bahwa setelah tahap I rampung untuk Cluster Camellia, giliran fasilitas di Cluster Elaeis serta lahan untuk PDAM TirtaDeli yang kini diserahkan.
Rencana serah terima berikutnya mencakup lahan yang jauh lebih luas untuk kebutuhan publik. Pengembang menyiapkan sekitar tiga hektare untuk pembangunan sekolah, puskesmas, dan rumah ibadah. Selain itu, lahan seluas 2,5 hektare juga dialokasikan untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) bagi warga penghuni kawasan.
1.800 Unit Rumah Terjual dan Infrastruktur yang Masih Diminta
Pengembangan Kota Mandiri Bekala berjalan beriringan dengan serah terima aset. Hingga saat ini, sebanyak 1.800 unit rumah telah terjual, dan tiga cluster sudah tersambung dengan jaringan PDAM TirtaDeli.
Di luar fasilitas yang diserahkan, Propernas juga mengajukan sejumlah permohonan dukungan infrastruktur kepada Pemkab Deli Serdang. Permintaan itu mencakup pelebaran jalan utama arah Simalingkar A dan Simpang Lau Cih, perkerasan jalan menuju lahan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta pembangunan trase jalan alternatif dari Kota Mandiri Bekala menuju Namo Bintang.
Alasan Pemkab Mendukung Penuh Penyerahan Fasilitas Ini
Bupati Deli Serdang merespons positif komitmen Propernas. Ia menilai penyerahan fasilitas umum seperti jalan lingkungan menjadi bagian penting dari keberlanjutan kawasan hunian, sekaligus pendukung Program 3 Juta Rumah dari pemerintah pusat.
“Terima kasih atas dukungan PBB yang dikumpulkan developer, karena inilah nantinya yang akan membantu pemerintah dalam melakukan perbaikan fasilitas yang telah diserahterimakan. Setelah diserahkan kepada pemerintah maka tugas kami akan menjaganya untuk tetap nyaman bagi penghuni di sana,” kata Asri Ludin Tambunan.
Ia menegaskan Pemkab Deli Serdang akan mengupayakan pemenuhan permohonan infrastruktur yang diajukan pengembang. “Kita akan upayakan dukungan infrastruktur yang dimohonkan,” tegasnya.
Pajak Komunal Jadi Kunci Perawatan Kawasan
Skema pemeliharaan fasilitas yang telah diserahkan mendapat sorotan khusus. Pemerintah kabupaten mengandalkan pengumpulan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara komunal yang difasilitasi developer sebagai sumber pendanaan perbaikan.
Bupati berharap kualitas Kota Mandiri Bekala tidak hanya baik saat awal pembangunan, tetapi tetap tertata dalam jangka panjang. Jika pengembang dinilai berhasil, peluang ekspansi ke areal lain terbuka lebar.
“Kalau nanti Propernas telah berhasil membangun perumahan ini dengan baik, ya tentu ke depannya kita akan dukung untuk membangun lagi di areal lain,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, mengapresiasi pengembangan kawasan ini karena dinilai membantu masyarakat mengakses hunian. “Terima kasih banyak karena ini sangat bermanfaat dalam membantu masyarakat kami dalam mengakses perumahan sebagaimana Program 3 Juta Rumah dari nasional,” ujarnya.