Pencarian

PRSU ke-50 Ditutup Wagub Sumut, Perputaran Uang Capai Rp 50 Miliar dan Produk UMKM Asahan Tembus Pasar Baru

Senin, 03 Agustus 2026 • 13:15:31 WIB
PRSU ke-50 Ditutup Wagub Sumut, Perputaran Uang Capai Rp 50 Miliar dan Produk UMKM Asahan Tembus Pasar Baru
Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya menutup Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 di Medan, Minggu (02/08/2026).

MEDAN — Perputaran uang hingga Rp 50 miliar membayangi penutupan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 yang berlangsung di Medan. Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya secara resmi mengakhiri rangkaian acara tahunan yang telah berjalan selama satu bulan tersebut, Minggu (02/08/2026).

Dalam sambutannya yang dibacakan Plt. Kadis Kominfo Asahan Arbin Ariadi Tanjung, Wagub Surya menyebut gelaran usia emas ini bukan sekadar agenda seremonial. Ajang ini dinilai menjadi motor penggerak bagi promosi pembangunan daerah, penguatan UMKM, hingga sektor pariwisata dan investasi di Sumatera Utara.

Dampak Ekonomi PRSU ke-50: Putaran Uang Rp 50 Miliar

Angka fantastis tersebut disebut sebagai bukti nyata kontribusi PRSU terhadap perekonomian masyarakat. Capaian ini menjadi indikator bahwa gelaran pameran terbesar di Sumatera Utara ini mampu menghidupkan denyut usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen menjadikan momentum ini sebagai batu loncatan. "Kami akan terus memperkuat iklim investasi, meningkatkan daya saing daerah, serta memberikan pelayanan publik yang semakin baik agar seluruh potensi daerah dapat berkembang secara optimal," ujar H. Surya dalam keterangan resminya.

Paviliun Asahan Jadi Primadona, Produk UMKM Tembus Pasar

Di tengah kesuksesan acara secara keseluruhan, perhatian khusus tertuju pada Paviliun Kabupaten Asahan. Wakil Bupati Asahan Rianto mengaku bangga dengan antusiasme pengunjung yang memadati stand pameran daerahnya.

Menurut Rianto, gelaran tersebut menjadi ajang pembuktian kualitas produk lokal. Seni budaya dan hasil UMKM yang ditampilkan berhasil menarik minat pasar, membuka peluang distribusi yang lebih luas bagi para pelaku usaha di Asahan.

"Kami sangat bangga dengan semua yang ditampilkan dalam gelar PRSU tersebut, baik seni budayanya yang ditampilkan maupun hasil UMKM yang dipersembahkan dalam pameran tersebut sehingga dari hasil gelar pameran itu, produk UMKM dari Asahan dikenal dan mendapatkan pangsa pasar," tuturnya.

Transformasi PRSU di Masa Depan

Berakhirnya PRSU ke-50 pada tahun 2026 ini tidak lantas menghentikan roda promosi daerah. Pemerintah berharap ajang ini terus bertransformasi menjadi wadah kolaborasi yang memberikan manfaat berkelanjutan.

Wakil Bupati Rianto menambahkan, ke depan PRSU harus semakin relevan dengan kebutuhan zaman. Harapannya, gelaran ini mampu menjadi katalisator utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, mengembangkan UMKM, dan memajukan pariwisata di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Follow monitorsumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: matatelinga.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks