NIAS UTARA — Rumah yang semula berukuran 9 x 6 meter itu kini diubah menjadi 7 x 6 meter. Berbagai material bangunan seperti semen, pasir, batu belah, batako, kayu, papan, hingga seng spandek dan perlengkapan pintu-jendela telah didatangkan untuk mendukung penyelesaian pembangunan.
Program Bakti TNI untuk Rakyat yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto ini diharapkan segera memberikan hunian layak bagi keluarga penerima manfaat. Sakharina Zalukhu beserta keluarga menyambut progres tersebut dengan penuh rasa syukur.
Ia menilai kehadiran TNI melalui program RTLH membawa harapan baru untuk memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman. Ucapan terima kasih pun disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto, jajaran TNI, serta seluruh masyarakat yang bergotong royong menyelesaikan pembangunan rumahnya.
Sinergi TNI dan Warga Percepat Penyelesaian Rumah
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., menegaskan bahwa pembangunan RTLH merupakan wujud komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tingginya progres pembangunan disebut tidak lepas dari sinergi prajurit dan warga yang bekerja bersama.
“Kami berharap rumah ini segera rampung sehingga dapat langsung ditempati oleh keluarga penerima manfaat. Melalui Program Bakti TNI untuk Rakyat, TNI akan terus hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.
Target Rumah Segera Ditempati Keluarga Penerima Manfaat
Dengan sisa pengerjaan yang tinggal sedikit, target perampungan rumah tinggal menunggu waktu. Pembersihan area dan sentuhan akhir pengecatan menjadi prioritas sebelum rumah resmi dihuni.
Program ini menjadi salah satu bukti hadirnya negara di tengah masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga setempat menjadi kunci percepatan pembangunan di wilayah kepulauan tersebut.