GUNUNGSITOLI — Dua sekolah menengah kejuruan di Pulau Nias mendapatkan tambahan fasilitas belajar. Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya memastikan proyek pembangunan ruang kelas baru (RKB) di SMK Negeri 1 Gunungsitoli dan SMK Negeri 3 Gunungsitoli berjalan sesuai perencanaan.
Proyek Baru Dimulai, Kualitas Jadi Prioritas
Surya meninjau langsung lokasi pembangunan di kedua sekolah tersebut, Rabu. Ia menegaskan bahwa kualitas pekerjaan harus diutamakan agar bangunan bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang.
"Pembangunan harus dilaksanakan sesuai perencanaan dengan mengutamakan kualitas pekerjaan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," ujar Surya di Gunungsitoli.
Saat ini proyek masih berada pada tahap awal, yakni persiapan pondasi. Wagub meminta agar proses pembangunan diselesaikan tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas.
Anggaran Pendidikan Gratis Capai Rp21,48 Miliar per Semester
Data Dinas Pendidikan Sumatera Utara mencatat, sebanyak 41.876 siswa di lima kabupaten/kota di Kepulauan Nias menjadi penerima manfaat Program Unggulan Bersekolah Gratis pada tahun ajaran 2026/2027. Program tersebut dialokasikan anggaran sebesar Rp21,48 miliar per semester.
Menurut Surya, peningkatan sarana fisik harus berjalan beriringan dengan perbaikan mutu pembelajaran. Ia menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter.
Kepala Sekolah: Harapan Baru untuk Siswa SMK
Kepala SMK Negeri 3 Gunungsitoli, Melinus Telaumbanua, menyambut baik perhatian pemerintah provinsi terhadap fasilitas pendidikan di Nias. Ia berharap ruang kelas baru segera rampung dan bisa digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
"Kami mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap peningkatan fasilitas pendidikan," kata Melinus.
Pembangunan RKB ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan ruang kelas dan meningkatkan kenyamanan siswa dalam menerima pelajaran di dua SMK negeri tersebut.