MEDAN — Sebanyak 27 peserta dari kalangan dosen dan mahasiswa bersaing dalam UMSU Creators Fest 2026, sebuah program tahunan yang menjadi wadah kreativitas, inspirasi, dan inovasi konten. Penyerahan penghargaan kepada para pemenang digelar di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Rektorat UMSU, Jalan Muchtar Basri, Medan.
Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa konten yang dibuat harus mengandung nilai edukasi dan berdampak positif.
"Alhamdulillah, pada hari ini kita menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba UMSU Creator Fest 2026. Ini adalah bagian dari program berdampak Kemendikti Saintek yang diwujudkan melalui gerakan Humas Berdampak," ujarnya.
Konten Edukatif Jadi Kriteria Utama Penilaian
Fahrunnysa, perwakilan Humas LLDikti Wilayah I yang menjadi juri, mengapresiasi kegiatan ini. Ia menilai UMSU Creators Fest menjadi contoh konkret bagaimana perguruan tinggi swasta bisa menerjemahkan program Humas Berdampak menjadi aksi nyata di kampus.
"Penilaian kami fokus pada sejauh mana konten memberi dampak edukatif dan menjangkau masyarakat luas, bukan sekadar estetika visual," kata Fahrunnysa.
Tiga Kategori Pemenang: Mahasiswa, Dosen, dan Lembaga
Para pemenang terbagi dalam tiga kategori utama. Pada kategori mahasiswa, predikat The Best Creator diraih oleh Tegar Ananda dan tim yang merupakan kolaborasi dari Fakultas Pertanian dan FKIP. Penghargaan The People's Choice diraih oleh Annisa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, sementara gelar The Masterpiece Video didapatkan oleh Alvi Syahrin dari fakultas yang sama.
Untuk kategori dosen, apresiasi The Best Creator dianugerahkan kepada Assoc. Prof. Dr. dr. Humairah Medina Liza Lubis, M.Ked(PA)., Sp.PA dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK). Penghargaan The People's Choice diraih oleh dr. Siti Masliana Siregar, Sp.THT-KL., Subsp.Rino(K), yang juga berasal dari FKIK.
Sementara itu, pada kategori lembaga di UMSU, predikat The Masterpiece Video berhasil dimenangkan oleh Rihan Yuhyi yang mewakili Observatorium Ilmu Falak (OIF) UMSU.
Program Berkelanjutan: Kompetisi Menulis dan Literasi Digital
Kepala Biro Humas UMSU, Assoc. Prof. Dr. Ribut Priadi, S.Sos., M.I.Kom., menjelaskan bahwa UMSU Creator Fest 2026 merupakan bagian dari rangkaian program "Humas Berdampak" yang didukung oleh Kemendikti Saintek dan LLDikti Wilayah I Sumut. Ke depan, tidak hanya lomba video, tetapi juga akan dilanjutkan dengan kompetisi menulis berdampak, pelatihan konten, dan literasi digital Humas untuk siswa.
"Kesempatan ini sangat bermakna bagi kita. Rektor UMSU memberikan atensi yang luar biasa kepada mahasiswa dan dosen untuk hadir memberikan dorongan kepada seluruh fakultas, program studi, hingga unit dan biro agar aktif memproduksi konten-konten media sosial yang inspiratif," ujar Ribut Priadi.
Ribut menambahkan bahwa program ini menjadi langkah konkret dalam menyikapi perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang masif, termasuk hadirnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
Dekan FKIK: Media Sosial untuk Hal Positif
Salah satu pemenang pada kategori dosen, Dekan FKIK UMSU, dr. Siti Masliana Siregar, Sp.THT-KL., Subsp.Rino(K), menilai kompetisi ini sebagai sarana positif dalam memanfaatkan media sosial bagi dunia akademik. "Ini merupakan hal yang sangat positif untuk dilombakan karena menunjukkan kreativitas dan inovasi bagi semua kalangan, terutama civitas akademika dan mahasiswa, untuk memanfaatkan media sebagai sesuatu yang berdampak dan sangat positif," ungkapnya.