SUMATERA UTARA — Spanyol baru saja mengamankan gelar juara dunia kedua setelah mengalahkan Argentina 1-0 lewat gol Ferran Torres di babak perpanjangan waktu. Namun, sorotan justru beralih dari trofi ke aksi Presiden AS yang hadir di upacara penyerahan medali.
Trump 'Curi Start' Sebelum Rodri Angkat Trofi
Dalam video yang beredar di media sosial, Trump terlihat berdiri di depan Rodri saat kapten Spanyol bersiap mengangkat trofi. Ia bahkan sempat mengatakan, "Kamu adalah pemain favorit saya," kepada Rodri sebelum melanjutkan percakapan singkat.
Momen itu membuat prosesi terhenti beberapa saat. Presiden FIFA Gianni Infantino terlihat menunggu di samping podium hingga akhirnya Rodri kembali ke rekan-rekannya untuk menyelesaikan seremoni.
Spanyol Akhirnya Angkat Trofi, Ramos Jadi Pembawa
Legenda Spanyol Sergio Ramos mendapat kehormatan membawa trofi ke podium sebelum diserahkan kepada para juara. Kehadiran Ramos menjadi simbol penghubung antara generasi juara 2010 dan skuad 2026 yang kembali membawa La Furia Roja ke puncak dunia.
Usai peluit panjang, para pemain langsung berkumpul di tengah lapangan membawa replika jersey dengan dua bintang di atas lambang federasi — simbol koleksi gelar Piala Dunia kedua setelah 2010 di Afrika Selatan.
Gol Ferran Torres di Menit 106 Jadi Pembeda
Final berlangsung ketat selama 90 menit tanpa gol. Baru di babak tambahan, Ferran Torres memecah kebuntuan pada menit ke-106 dan memastikan Spanyol mengakhiri penantian 16 tahun sejak terakhir juara dunia.
Kemenangan ini sekaligus membalas kekalahan Spanyol dari Argentina di final Piala Dunia 2014 dan menegaskan dominasi mereka di sepak bola global.
Reaksi Publik: Antara Selebrasi dan Kontroversi
Aksi Trump langsung menjadi bahan perdebatan di media sosial. Banyak yang menilai tindakan presiden AS itu tidak pantas karena mengganggu momen sakral para pemain Spanyol. Sebaliknya, sebagian lain menganggapnya sebagai bagian dari euforia pertandingan yang digelar di Amerika Serikat.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada pernyataan resmi dari pihak Istana Kepresidenan AS maupun perwakilan Spanyol terkait insiden tersebut.