JAKARTA — Pergerakan IHSG pada awal sesi perdagangan Selasa ini langsung menunjukkan sentimen positif. Penguatan ini terjadi di tengah fluktuasi pasar global yang masih dipantau oleh para investor.
Selain IHSG, indeks saham unggulan lainnya juga mencatatkan kenaikan. Kelompok 45 saham berkapitalisasi besar atau Indeks LQ45 naik tipis 0,74 poin atau 0,12 persen ke level 603,11.
Sentimen Pasar Mempengaruhi Pergerakan Indeks
Pergerakan indeks pada awal pekan ini menjadi indikator awal bagi pelaku pasar untuk menentukan strategi investasi jangka pendek. Para analis biasanya mencermati sektor-sektor yang mendorong penguatan, seperti saham perbankan atau komoditas, yang sering menjadi motor penggerak IHSG.
Data dari Bursa Efek Indonesia menunjukkan bahwa volume perdagangan pada pembukaan sesi pertama masih dalam tahap akumulasi. Investor ritel dan institusi mulai masuk secara bertahap setelah mempertimbangkan sentimen eksternal, termasuk data ekonomi Amerika Serikat dan pergerakan harga minyak dunia.
IHSG Masih dalam Tren Fluktuatif
Meski menguat, level 6.057 masih berada dalam rentang konsolidasi yang telah berlangsung beberapa pekan terakhir. Level psikologis 6.100 menjadi resistance terdekat yang harus ditembus jika optimisme pasar berlanjut.
Sebaliknya, support terdekat berada di kisaran 6.000. Pelaku pasar disarankan tetap waspada terhadap potensi aksi ambil untung (profit taking) setelah penguatan yang terjadi secara bertahap.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IHSG Selasa dibuka menguat 19,92 poin ke posisi 6.057. Pewarta: Muhammad Heriyanto, Editor: Juraidi.