SUMATERA UTARA — Laga matchday terakhir Grup B ini berubah menjadi ujian mental bagi skuad asuhan Dian Nadia Mutiara. Dengan sistem kompetisi yang ketat, hasil imbang atau kekalahan bisa membuka peluang bagi Arema FC Women dan Putri Tangsel City untuk menyalip posisi mereka. Tekanan itu terlihat sejak awal pertandingan.
Babak Pertama: Wasit Jadi Pusat Perhatian, Skor Masih Nol
Akademi Persib mengambil inisiatif serangan lebih dulu, namun Samba Persada Women langsung membalas dengan tekanan balik. Gelandang Griselda Vivian Mariana nyaris membuka keran gol pada menit pertama, mengancam gawang Akademi Persib. Namun, hingga turun minum, skor kacamata bertahan.
Babak kedua menjadi panggung drama. Wasit Nilam Soraya mengeluarkan kartu kuning kedua untuk kapten Samba Persada Women, Khalishah Almira Safitri, pada menit ke-37 usai melanggar Safa Amelia. Samba Persada harus bermain dengan 10 pemain, namun semangat juang mereka tak surut. Khoirunnisa Putri Wibowo mengambil alih komando serangan untuk menjaga ritme permainan.
Penalti Jadi Pembuka: Auliah Arifah Eksekusi Sempurna
Peluang emas datang saat Listiya Budi Shavina melanggar gelandang Akademi Persib, Zahra Nafisa Dwi Agustin, di kotak penalti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Auliah Arifah yang maju sebagai algojo sukses melesakkan bola ke sudut kanan gawang, membuat kiper Fairus tak berkutik. Skor 1-0 untuk Akademi Persib.
Gol tersebut menjadi suntikan motivasi. Pada menit ke-59, umpan dari Zahra Putri Permata Sari disambut sempurna oleh Mega Aprilia di depan gawang. Skor berubah menjadi 2-0, dan keunggulan ini bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Evaluasi Pelatih: Konsistensi Pemain Muda Jadi Sorotan
Pelatih Kepala Akademi Persib Bandung, Dian Nadia Mutiara, mengakui laga ini tidak mudah. Ia menyoroti konsistensi performa pemain mudanya yang kerap dipengaruhi faktor individual.
"Pemain usia 16 atau 17 tahun, memang kadang penampilannya cenderung belum sekonsisten pemain senior. Saya akan meminta mereka untuk lebih sabar dan tenang, tetapi ketika ada kesempatan merebut bola, lakukanlah secepat mungkin," ujar Coach Dian.
Ia juga menekankan perubahan taktik untuk semifinal. "Menghadapi lawan di semifinal tentu tensinya berbeda karena mereka adalah tim-tim kuat, jadi taktik kami tidak akan sama dengan saat di fase grup," lanjutnya.
Sementara itu, gelandang Auliah Arifah mengaku kesulitan membongkar pertahanan lawan di babak pertama. "Kami belum bisa memprediksi pola permainan lawan. Baru di babak kedua setelah evaluasi kami bermain lebih tenang dan lebih menekan," katanya.
Jadwal Semifinal: Akademi Persib vs Putri JP Jakarta
Kemenangan ini mempertemukan Akademi Persib Bandung dengan Putri JP Jakarta, yang lolos sebagai juara Grup A. Duel keduanya akan berlangsung pada Sabtu (11/7/2026) pukul 13.00 WIB di tempat yang sama. Laga ini diprediksi berlangsung sengit mengingat ambisi kedua tim untuk melaju ke final.