NIAS SELATAN — Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI memfokuskan diri pada pembuatan daun pintu dan daun jendela dalam rangkaian rehabilitasi SMP Negeri 3 Lolomatua. Sekolah yang berlokasi di Desa Koendrafo, Kecamatan Lolomatua, Kabupaten Nias Selatan, ini tengah diperbaiki secara bertahap agar seluruh fasilitasnya kembali berfungsi optimal.
Proses pengerjaan tersebut berlangsung pada Sabtu (4/7/2026). Seluruh tahapan pembangunan diawasi langsung oleh Babinsa Kodim 0213/Nias, Koptu Dasarman Halawa. Pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan setiap pekerjaan sesuai perencanaan dan memenuhi standar kualitas konstruksi.
Target Akhir: Kenyamanan Belajar Siswa dan Guru
Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf. Sandy, menyebut program ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat. Menurutnya, sektor pendidikan menjadi salah satu kebutuhan dasar yang disentuh melalui pembangunan infrastruktur sekolah.
“Dengan fasilitas sekolah yang lebih baik, diharapkan proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal sehingga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan,” ujar Kapendam.
Sekolah yang memiliki sarana dan prasarana memadai dinilai mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan kondusif. Hal itu diyakini bisa meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus mendukung kinerja tenaga pendidik.
Rehabilitasi Ini Bagian dari Program Era Pemerintahan Prabowo Subianto
Rehabilitasi SMP Negeri 3 Lolomatua merupakan bagian dari program pembangunan yang diinisiasi pada masa pemerintahan Prabowo Subianto. Melalui sinergi antara pemerintah dan TNI, pembangunan berbagai fasilitas umum—termasuk sekolah—terus didorong agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat hingga ke daerah terpencil.
Program Bakti TNI untuk Rakyat disebut menjadi bentuk konkret kepedulian institusi militer dalam mendukung percepatan pembangunan di sektor pendidikan. Pengerjaan yang dilakukan secara bertahap diharapkan rampung tepat waktu sehingga siswa dan guru bisa segera menikmati gedung sekolah yang lebih layak.