MEDAN — Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Medan memasuki tahap akhir. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas mengonfirmasi bahwa fisik bangunan sekolah tersebut kini hampir rampung 100 persen.
"Proses pembangunan Sekolah Rakyat saat ini telah mencapai 100 persen," ujar Rico Waas di Medan, Sumatera Utara, Sabtu.
Kolaborasi Pusat-Daerah Jadi Kunci Percepatan
Rico Waas sebelumnya mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono meninjau langsung progres pembangunan sekolah. Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penentu agar fasilitas pendidikan ini bisa segera dimanfaatkan warga.
"Pemerintah kota setempat bersama pemangku kebijakan terkait terus kebut proses pembangunan," tegasnya.
Pemkot Fokus pada Infrastruktur Pendukung
Di samping penyelesaian gedung, Pemkot Medan juga mengoptimalkan berbagai infrastruktur pendukung di sekitar lokasi sekolah. Wali Kota menyebutkan sejumlah pekerjaan yang telah dituntaskan, meliputi penyediaan lahan, akses jalan, drainase, hingga pemasangan lampu penerangan jalan umum.
"Kami terus bergerak sepenuh tenaga untuk menyokong infrastruktur di sekitar wilayah Sekolah Rakyat tersebut," kata Rico Waas.
Target: Mewujudkan Keadilan Pendidikan dan Generasi Emas 2045
Kehadiran Sekolah Rakyat di Kota Medan diharapkan mampu memberikan keadilan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. Wali Kota menaruh harapan besar pada program ini untuk turut mewujudkan cita-cita generasi emas Indonesia pada 2045.
Sementara itu, Menko Agus Harimurti Yudhoyono menjelaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan salah satu prioritas utama Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya adalah memutus rantai kemiskinan antar-generasi melalui akses pendidikan yang berkualitas.
"Anak-anak diharapkan memiliki peluang yang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan guna memperoleh pekerjaan yang baik serta meningkatkan kesejahteraan keluarganya pada masa depan," ujar Agus Harimurti Yudhoyono.