Di Kecamatan Sipahutar, gotong royong difokuskan pada penanganan darurat infrastruktur. Camat setempat bersama personel TNI/Polri, BPBD, perangkat desa, dan warga Desa Onan Runggu I bahu-membahu memperbaiki landasan Jembatan Ambar Hoda yang rusak parah diterjang banjir.
Sebanyak 500 karung goni dari BPBD diisi tanah uruk untuk menimbun bagian jembatan yang ambles. Hasilnya, akses yang sempat terputus total kini sudah bisa dilalui kembali oleh kendaraan roda empat.
Gerakan Jumat Bersih Libatkan 21 SDN dan 4 SMPN di Pagaran
Sementara itu, di Kecamatan Pagaran, aksi rutin Jumat Bersih berlangsung masif. Kegiatan ini diikuti oleh staf kecamatan, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), petugas Kementerian Sosial, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Butar dan Sipultak.
Yang menarik, partisipasi dari dunia pendidikan sangat tinggi. Sebanyak 21 sekolah dasar negeri (SDN) dan 4 sekolah menengah pertama negeri (SMPN) se-Kecamatan Pagaran turun langsung membersihkan fasilitas publik dan lingkungan sekitar.
Menyambut Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumut di Sipoholon
Di Kecamatan Sipoholon, aparatur kecamatan bersama jajaran pendidikan dari SMAN 1, SMPN 2, dan sejumlah SDN melakukan pembersihan sampah di jalanan, menata taman PKK, hingga membuat spot foto estetik di Puskesmas Situmeang Habinsaran. Semua persiapan ini dilakukan untuk menyambut kunjungan Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara yang dijadwalkan pada 2 Juni mendatang.
Bupati Taput, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, menegaskan bahwa semangat gotong royong adalah warisan leluhur yang harus terus digelorakan. “Dengan bergotong royong, beban berat menjadi ringan, dan pembangunan di Bumi Bonapasogit dapat melesat lebih cepat,” ujarnya dalam keterangan yang diterima media. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah ambil bagian dalam aksi serentak ini.