Pencarian

9 Pejabat Utama Polda Sumut Dirotasi Kapolri, Dari Dirreskrimum Hingga Dansat Brimob Diganti

Jumat, 26 Juni 2026 • 15:21:31 WIB
9 Pejabat Utama Polda Sumut Dirotasi Kapolri, Dari Dirreskrimum Hingga Dansat Brimob Diganti
Kapolri melakukan rotasi sembilan pejabat utama di Polda Sumut sebagai bagian dari penyegaran organisasi.

JAKARTA — Gelombang mutasi besar-besaran di tubuh Polri yang diputuskan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Kamis (25/6/2026) menyasar langsung struktur pimpinan di Polda Sumatera Utara. Dari total 1.121 personel yang dirotasi, sembilan posisi strategis di lingkungan Polda Sumut masuk dalam daftar pergantian, mulai dari direktur kriminal hingga kepala satuan.

Daftar Pejabat Polda Sumut yang Berganti

Berdasarkan Surat Telegram bernomor ST/1335/VI/KEP./2026 hingga ST/1341/VI/KEP./2026, sejumlah nama baru mengisi kursi PJU Polda Sumut. Kombes Cornelius Mangarahon Simanjuntak ditunjuk sebagai Dirreskrimum menggantikan Kombes Ricko Taruna Mauruh yang dipromosikan ke Bareskrim Polri. Sementara posisi Dirreskrimsus kini dipegang Kombes Irfan Rifai, menggantikan Kombes Rahmat Budi Handoko.

Di jajaran satuan khusus, Kombes M Rendra Salipu resmi menjabat Dansat Brimob Polda Sumut menggantikan Kombes Rantau Isnur Eka. Mutasi juga terjadi di posisi Dirpamobvit yang kini diisi Kombes Ramses Tampubolon—sebelumnya menjabat Kabidkum—menggantikan Kombes Parhorian Lumban Gaol. Posisi Kabidkum yang ditinggalkan Ramses kemudian diisi oleh Kombes Anggie Yulianto Putro.

Promosi dan Perputaran Jabatan Lainnya

Kombes Yusup Rahmanto ditunjuk menjadi Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) menggantikan Kombes Philemon Ginting. Sementara itu, Kombes Rio Ronald Risbohal Nababan dipercaya memimpin Kabid Labfor, dan Kombes Wiyono Eko Prasetyo dipromosikan sebagai Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumut.

Tak hanya di level Polda, mutasi juga menyentuh jajaran kepolisian resor. Koorspripim AKBP Bellen Anggara Pratama mendapat promosi jabatan menjadi Kapolres Kuningan di Polda Jawa Barat. Rotasi ini menandai penyegaran di tubuh Polri yang berlangsung secara nasional.

Mengapa Mutasi Ini Dilakukan?

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari dinamika organisasi. "Mutasi dan rotasi merupakan hal yang wajar dalam penyegaran organisasi serta pembinaan karier personel," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (26/6/2026).

Selain Polda Sumut, mutasi kali ini juga mencakup pergantian Kapolda Aceh dan Kapolda Papua Barat. Brigjen Ruddi Setiawan misalnya, ditunjuk sebagai Kapolda Aceh menggantikan Irjen Marzuki Ali Basyah yang memasuki masa purnatugas. Pola yang sama terjadi di Papua Barat, di mana Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru menggantikan Brigjen Gatot Hariwibowo.

Apa Dampaknya bagi Pelayanan Publik di Sumut?

Pergantian pejabat utama di Polda Sumut diharapkan membawa warna baru dalam penanganan kasus kriminal dan pengawasan sumber daya manusia. Kombes Cornelius Mangarahon Simanjuntak sebagai Dirreskrimum baru misalnya, mewarisi beban kerja yang cukup berat mengingat tingginya angka laporan kasus kriminalitas di wilayah Sumatera Utara. Sementara Kombes Irfan Rifai di posisi Dirreskrimsus akan menghadapi tantangan penanganan perkara korupsi dan tindak pidana khusus lainnya yang kerap menyita perhatian publik.

Rotasi ini juga memperkuat sinyal bahwa Kapolri tengah melakukan penataan ulang di sejumlah Polda strategis, termasuk Sumut yang menjadi salah satu prioritas karena tingkat kompleksitas keamanan dan jumlah penduduk yang besar.

Bagikan
Sumber: radarmedan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks