MEDAN — Nilai transaksi IHSG tercatat mencapai Rp37,72 triliun dengan volume perdagangan 39,81 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,75 juta kali. Sebanyak 294 saham berhasil menguat, sementara 398 saham melemah dan 267 saham ditutup stagnan.
Saham Tambang Terpantau Merah: INCO, PTBA, ANTM Terkoreksi Tajam
Tekanan terbesar berasal dari saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang ambles 4,15 persen ke Rp4.960. Disusul PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang melemah 3,50 persen ke Rp2.480 dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang terkoreksi 3,40 persen ke Rp2.840.
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) ikut terpuruk 3,04 persen ke Rp2.870, sementara PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) turun 3,04 persen ke Rp1.115. Saham perbankan seperti PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) juga tak luput dari tekanan dengan koreksi 3,36 persen ke Rp1.150.
Di Tengah Tekanan, Saham Farmasi dan Energi Malah Melonjak
Meski mayoritas saham tertekan, beberapa emiten justru mencatatkan kenaikan signifikan. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) memimpin penguatan dengan lonjakan 11,76 persen ke Rp760. Saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) naik 5,94 persen ke Rp535, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menguat 5,35 persen ke level Rp1.675.
Proyeksi IHSG: Masih Berpotensi Koreksi ke Level 5.723–5.972
Tim Riset MNC Sekuritas menilai IHSG masih berada dalam fase koreksi meski pergerakannya tetap bertahan di atas indikator MA20. Menurut analis, indeks berpotensi melanjutkan koreksi menuju area 5.723 hingga 5.972 sebelum kembali berpeluang menguat ke kisaran 6.548 sampai 6.782.
Level support IHSG saat ini berada di 5.784 dan 5.594.
Rekomendasi Saham Hari Ini: ADMR, ARCI, PTBA, TAPG
MNC Sekuritas merekomendasikan strategi buy on weakness untuk beberapa saham. PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) direkomendasikan dengan area beli 1.430–1.480, target harga 1.670 dan 1.795, serta stop loss di bawah 1.340.
PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) bisa dibeli di area 970–1.055 dengan stop loss di bawah 915. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) layak dikoleksi di area 2.390–2.430 dengan target 2.590 dan 2.710, stop loss di bawah 2.370. Sementara PT Tunas Baru Lampung Tbk (TAPG) direkomendasikan di area beli 1.375–1.455 dengan target 1.575 dan 1.655, stop loss di bawah 1.350.