DELI SERDANG — Asri Ludin Tambunan menyindir praktik di sejumlah sekolah yang selama ini memaksakan siswa berbakat olahraga untuk bersaing di jalur akademik yang bukan kekuatannya. Menurutnya, setiap anak memiliki talenta dan masa depan yang berbeda, sehingga tugas guru dan kepala sekolah adalah mengawal dan mengembangkan potensi itu, bukan memaksakan satu standar yang sama.
“Setiap anak punya talenta dan masa depan berbeda. Tugas kita kawal dan kembangkan potensi itu, bukan memaksakan,” tegas Asri saat membuka O2SN di Taman Cadika, Rabu (3/6/2026). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong, parade kontingen, dan pelepasan balon ke udara.
Lima Cabang Olahraga Dipertandingkan, Renang Paling Banyak Peserta
Ketua Panitia Rikho Rivandi merinci jumlah peserta dari masing-masing cabang. Kids Atletik diikuti 77 siswa, Karate 43, Pencak Silat 46, Bulu Tangkis 59, dan Renang menjadi cabang dengan peserta terbanyak, yaitu 56 pelajar.
Pertandingan digelar di beberapa lokasi berbeda. Kids Atletik berlangsung di Stadion Baharuddin Siregar, renang di kolam Pemkab Deli Serdang, bulu tangkis di PB Putra Solo, serta karate dan pencak silat di GOR Lubuk Pakam.
Bupati: Cari Bibit Atlet, Bukan Sekadar Lomba
Asri menekankan bahwa O2SN bukan sekadar ajang kompetisi tahunan. Target utamanya adalah menggali bibit atlet sejak usia SD, menanamkan sportivitas, disiplin, dan nasionalisme. Ia meminta para guru dan kepala sekolah untuk benar-benar membina, bukan sekadar mendampingi siswa saat bertanding.
“Kita mau tahu siapa anak yang punya bakat olahraga. Mereka harus dibina dan diberi jalan prestasi. Kalau menang-kalah itu biasa. Yang penting semangat juang, disiplin, kerja keras,” ujarnya di hadapan ratusan peserta, pelatih, dan guru pendamping.
Wacana Baru: Sepatu Roda, Futsal, dan Basket Masuk Eksibisi Tahun Depan
Bupati Deli Serdang juga melempar wacana penambahan cabang olahraga pada O2SN tahun depan. Sepatu roda, futsal, dan basket direncanakan masuk sebagai cabang eksibisi. “Lapangan sudah disiapkan, silakan dimanfaatkan untuk kembangkan kemampuan siswa,” katanya.
O2SN tingkat SD Deli Serdang tahun 2026 berlangsung hingga Jumat (5/6). Jika pembinaan berjalan konsisten, daerah ini berharap lahir atlet-atlet masa depan dari 281 peserta yang bertanding tahun ini.