Pencarian

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Sumut, Bobby Nasution Sebut Pancasila Jadi Jawaban di Tengah Disrupsi Global

Senin, 01 Juni 2026 • 14:20:35 WIB
Peringatan Hari Lahir Pancasila di Sumut, Bobby Nasution Sebut Pancasila Jadi Jawaban di Tengah Disrupsi Global
Gubernur Sumut Bobby Nasution memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Deliserdang.

DELISERDANG — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar ideologi bangsa, melainkan jangkar moral yang mampu menjawab tantangan global. Pernyataan itu disampaikan usai ia memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Astaka, Jalan Pancing, Deliserdang, Senin (1/6/2026). Menurut Bobby, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sangat relevan di tengah dunia yang diwarnai disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik.

“Pancasila sangat relevan, bukan hanya untuk seluruh masyarakat Indonesia, tetapi juga untuk kondisi global saat ini,” ujar Bobby usai memimpin upacara.

Api Pancasila Harus Menyala di Jiwa ASN

Dalam upacara tersebut, Bobby membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi. Yudian menekankan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukanlah seremoni tahunan biasa. Momentum ini harus menjadi refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia, terutama di kalangan birokrat.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujar Yudian dalam pidato yang dibacakan Bobby.

Yudian menambahkan, Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Keberhasilan Indonesia menjaga persatuan di tengah lebih dari 17.000 pulau dan ratusan kelompok etnis menjadi bukti nyata kekuatan ideologi ini. “Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik,” kata Yudian.

Kebijakan Publik Harus Berpihak pada Rakyat Kecil

Bobby Nasution juga mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam tugas sehari-hari. Semangat Pancasila, kata dia, harus tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pesan serius juga disampaikan Yudian kepada para menteri dan kepala daerah. Ia menitipkan Pancasila sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan publik. “Kepada para Menteri dan Kepala Daerah, saya titipkan Pancasila di tangan kalian. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan,” tegas Yudian dalam pidatonya.

Yudian juga mengingatkan pentingnya melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme. Menurutnya, dua hal tersebut dapat merusak harmonisasi kebangsaan yang sudah terjaga selama ini.

Bagaimana Upacara Berlangsung?

Upacara peringatan di Lapangan Astaka berlangsung khidmat. Selain Bobby Nasution, turut hadir Wakil Gubernur Sumut Surya, Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, dan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap. Para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sumut serta unsur Forkopimda juga tampak hadir. Ribuan personel TNI, Polri, ASN, dan pelajar memadati lapangan untuk mengikuti rangkaian upacara.

Bagikan
Sumber: utamanews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks