Pencarian

Gubernur Sumut Bobby Nasution Percepat Program Puskesmas Rawat Inap Usai Ibu Hamil di Tapsel Ditandu 30 Kilometer

Kamis, 14 Mei 2026 • 20:52:01 WIB
Gubernur Sumut Bobby Nasution Percepat Program Puskesmas Rawat Inap Usai Ibu Hamil di Tapsel Ditandu 30 Kilometer
Gubernur Sumut Bobby Nasution mendorong percepatan program Puskesmas rawat inap di wilayah terpencil.

MEDAN — Seorang ibu hamil di Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), harus ditandu warga sejauh 30 kilometer selama enam jam akibat akses jalan rusak dan tidak adanya fasilitas kesehatan yang memadai. Peristiwa itu menjadi titik tekan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution untuk mempercepat program peningkatan Puskesmas rawat inap di wilayah terpencil.

Bobby menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut saat ditemui wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (12/5/2026). Ia menegaskan persoalan pelayanan kesehatan di daerah terisolasi bukan hanya soal fasilitas medis, tetapi juga infrastruktur jalan yang masih terbatas.

Dorong Puskesmas Rawat Inap di Wilayah Berjarak 30 Kilometer dari RS

Pemprov Sumut mendorong peningkatan status Puskesmas menjadi rawat inap, khususnya di daerah yang jaraknya lebih dari 30 kilometer dari rumah sakit. “Puskesmas yang jaraknya lebih dari 30 kilometer dari rumah sakit kita dorong menjadi Puskesmas rawat inap. Program ini sudah kita siapkan dan dipercepat mulai tahun ini,” kata Bobby.

Dia menjelaskan, pemerintah kabupaten/kota diminta melakukan pengecekan terhadap standar fasilitas Puskesmas di masing-masing daerah. Jika standar pelayanan telah terpenuhi, Pemprov Sumut siap memberikan dukungan anggaran untuk peningkatan fasilitas dan layanan kesehatan.

Anggaran dan Dukungan Pusat Jadi Kunci Percepatan

Program peningkatan Puskesmas rawat inap sebelumnya direncanakan dimulai pada 2027. Namun, pelaksanaannya dipercepat tahun ini setelah ada dukungan bantuan dari pemerintah pusat.

“Standarnya sudah ada. Ketika sudah memenuhi standar, Pemerintah Provinsi akan membantu agar Puskesmas tersebut bisa menjadi Puskesmas rawat inap,” ucapnya.

Bobby menambahkan, Pemprov Sumut telah menyiapkan dukungan pembiayaan untuk membantu kabupaten/kota. Realisasinya tetap memerlukan pengajuan dari pemerintah daerah setempat.

“Kita bukan hanya mendorong programnya, tetapi juga menyiapkan dukungan keuangannya. Tinggal bagaimana kabupaten dan kota mengajukan sesuai kebutuhan daerahnya,” pungkasnya.

Akses Jalan Rusak Jadi Persoalan Kronis

Selain program peningkatan layanan kesehatan, Pemprov Sumut juga terus mendorong percepatan perbaikan infrastruktur jalan menuju wilayah terpencil. Akses masyarakat terhadap layanan kesehatan menjadi lebih mudah dan cepat jika jalan penghubung dalam kondisi baik.

Peristiwa di Tapsel menjadi pengingat bahwa kesenjangan akses kesehatan di daerah terpencil masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah. Ibu hamil tersebut terpaksa ditandu karena tidak ada ambulans yang bisa melewati jalan rusak dan Puskesmas terdekat tidak memiliki fasilitas rawat inap.

Bagikan
Sumber: mistar.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks