JAKARTA — Lima jurnalis dari berbagai media di Sumatera Utara terpilih sebagai pemenang INALUM Journalistic (IN-Journal) Chapter 1, sebuah kompetisi yang digelar untuk memperkuat narasi konstruktif tentang industri dan lingkungan. Kegiatan ini menjadi wadah bagi insan pers untuk mengembangkan kreativitas dan kompetensi jurnalistik berbasis data.
Corporate Secretary INALUM Mahyaruddin Ende menyebut bahwa IN-Journal dihadirkan sebagai ruang kolaborasi antara perusahaan dan media. “Kami ingin mendorong lahirnya karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menghadirkan perspektif lebih mendalam mengenai isu keberlanjutan, energi bersih, dan dampak sosial industri bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (23/4/2026).
Lima Karya Terbaik dari Jurnalis Sumut
Periode kompetisi berlangsung pada 10 hingga 30 April 2026 dengan tema “PROPER INALUM: Dari Energi Bersih Hingga Inovasi Sosial”. Para peserta diharuskan menulis artikel yang mengangkat implementasi ESG, inovasi industri, hingga kontribusi sosial perusahaan dalam pembangunan berkelanjutan.
Penjurian dilakukan oleh jurnalis senior nasional dengan metode blind-document untuk menjaga netralitas. Aspek penilaian meliputi kualitas ide, orisinalitas, nilai berita, riset, dan akurasi data. Berikut daftar pemenang:
- Juara 1: Suri Kartika Dewi – Timenews.co.id, “Mahakarya di Tanah Asahan: Menenun Emas dari Energi Bersih dan Kepedulian Sosial”
- Juara 2: Agusdiansyah Hasibuan – Waspada.id, “PROPER Emas dan Hijau Inalum untuk Sumut yang Bermasa Depan”
- Juara 3: Doni Hermawan – IDN Times Sumut, “Jejak di Balik PROPER, Menilik Strategi Keberlanjutan Inalum”
- Juara Harapan 1: Ismanto Panjaitan – Medan Merdeka, “Kemilau Alumunium di Tepian Sungai Asahan”
- Juara Harapan 2: Sapriadi – Harian Waspada, “Inalum, Untuk Saat Ini dan Mendatang”
Chapter II: Fokus pada Konservasi dan Lingkungan
Sebagai bentuk keberlanjutan program, INALUM akan segera menghadirkan IN-Journal Chapter II dengan tema konservasi dan lingkungan. Kepala Departemen Manajemen Komunikasi INALUM Utrich Farzah mengatakan bahwa tema ini diharapkan mendorong liputan lebih dalam mengenai pelestarian lingkungan, keanekaragaman hayati, dan keseimbangan ekosistem.
“Chapter berikutnya akan banyak berbicara tentang hubungan manusia, industri, dan alam. Kami ingin menghadirkan karya jurnalistik yang mampu melihat isu lingkungan bukan hanya sebagai tantangan, tetapi juga sebagai cerita tentang harapan, keberlanjutan, dan masa depan,” ujar Utrich.
Mendorong Liputan Konstruktif di Daerah
Melalui program ini, INALUM berharap budaya literasi dan jurnalistik berkualitas terus tumbuh di Sumatera Utara. Perusahaan menilai media memiliki peran penting dalam membangun pemahaman publik yang objektif dan edukatif, terutama dalam menyoroti isu strategis seperti transisi energi dan dampak sosial industri.
Kompetisi ini juga menjadi ajang apresiasi bagi jurnalis lokal yang kerap meliput isu lingkungan dan industri dari dekat. Dengan adanya IN-Journal, diharapkan semakin banyak karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.