Tiang Listrik Retak Ditabrak Mobil di Jambi, PLN Gercep Ganti Demi Keamanan Warga

Penulis: Hamzah Effendi  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 12:36:31 WIB
Tiang listrik retak di Jambi segera diganti PLN demi keamanan warga sekitar.

SUMATERA UTARA — Peristiwa itu terjadi di dekat Rumah Makan Padang Lawas, Kota Jambi. Benturan keras membuat konstruksi tiang listrik mengalami retakan signifikan. Lokasinya yang persis di tepi jalan raya membuat situasi ini sangat rawan, terutama bagi kendaraan roda dua yang setiap saat melintas.

Begitu laporan masuk, petugas PLN ULP Telanaipura langsung menuju lokasi. Pengecekan dilakukan cepat. Hasilnya, tiang tidak bisa diperbaiki dan harus diganti total. Manuver jaringan pun disiapkan agar pasokan listrik ke rumah-rumah warga tidak ikut padam saat proses pembongkaran berlangsung.

Prioritas Nomor Satu: Keselamatan Masyarakat

Manager PLN ULP Telanaipura, Iswandi, menegaskan bahwa setiap potensi bahaya yang melibatkan infrastruktur kelistrikan harus ditangani tanpa tunda. "Ketika menerima laporan, fokus utama kami adalah memastikan area aman bagi masyarakat. Kami putuskan penggantian tiang harus segera dilakukan agar potensi risiko bisa dihilangkan," ujarnya.

Proses penggantian berlangsung intensif. Petugas membongkar tiang rusak, mengamankan kabel-kabel jaringan, lalu memasang tiang baru. Semua dikerjakan dengan prosedur keselamatan ketat. Area kerja juga diatur agar arus lalu lintas tidak terganggu total.

Apresiasi Warga dan Imbauan PLN

Ahmad (42), warga yang tinggal tak jauh dari lokasi, mengaku sempat cemas. "Kondisi tiang yang retak cukup mengkhawatirkan karena banyak kendaraan melintas. Kami merasa lebih tenang setelah petugas PLN datang dan langsung melakukan pengamanan serta perbaikan," katanya.

General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, mengapresiasi respons cepat anak buahnya. Menurutnya, listrik sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Maka setiap gangguan yang mengancam keselamatan harus direspons secara profesional. "Kami menjaga kepercayaan pelanggan dengan kerja cepat dan terukur," tegas Diksi.

PLN mengimbau masyarakat yang melihat kondisi jaringan listrik berbahaya untuk segera melapor. Bisa lewat aplikasi PLN Mobile atau hubungi Contact Center 123. Semakin cepat laporan masuk, semakin cepat pula petugas turun tangan.

Reporter: Hamzah Effendi
Sumber: rakyatpembaruan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top