Kasat Reskrim Polres Siantar Pilih Timnas Portugal Jawara Piala Dunia 2026, Bukan Argentina atau Brasil

Penulis: Mukhtar Latif  •  Senin, 01 Juni 2026 | 13:12:02 WIB
AKP Banua Situmorang memilih Timnas Portugal sebagai juara Piala Dunia 2026.

PEMATANGSIANTAR — AKP Banua Situmorang tidak hanya dikenal sebagai penyidik ulung di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. Di luar tugasnya sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim), ia juga seorang penggemar berat sepak bola yang berani memasang prediksi. Kepada awak media, ia menyebut Timnas Portugal yang diperkuat Cristiano Ronaldo sebagai favorit utamanya untuk Piala Dunia 2026.

Mengapa Portugal Lebih Dipilih Dibanding Argentina?

Pilihan ini terbilang mengejutkan. Argentina adalah juara bertahan setelah menaklukkan Prancis di final Piala Dunia 2022. Namun, bagi AKP Banua, kekuatan Portugal tidak bisa diremehkan. Ia melihat regenerasi pemain Portugal saat ini sangat solid, dengan perpaduan pemain senior seperti Ronaldo dan gelombang baru talenta muda yang bermain di liga-liga top Eropa.

"Saya lihat materi pemain Portugal sangat dalam. Mereka punya pengalaman dan semangat juang yang tinggi. Ini bukan sekadar dukung-mendukung, tapi analisis saya terhadap komposisi tim," ujar AKP Banua saat berbincang dengan wartawan di Mapolres Pematangsiantar.

Prediksi Kasat Reskrim yang Viral di Medsos

Pernyataan perwira polisi ini dengan cepat menyebar di berbagai grup WhatsApp dan media sosial di Sumatera Utara. Banyak warganet yang justru membandingkan prediksinya dengan tugasnya sehari-hari yang penuh tekanan. Sebagian menanggapinya dengan candaan, sebagian lagi serius berdebat soal peluang Portugal menembus babak final.

Menariknya, AKP Banua tidak hanya sekadar berharap. Ia menilai skema permainan pelatih Roberto Martinez sangat cocok untuk turnamen jangka pendek seperti Piala Dunia. "Portugal punya cara main yang fleksibel. Bisa menekan, bisa juga bertahan rapat. Itu kunci juara di turnamen," tambahnya.

Piala Dunia 2026 dan Harapan Publik Siantar

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama yang diikuti 48 tim, sebuah format baru yang diprediksi akan memunculkan banyak kejutan. Di tengah kesibukan menangani kasus kriminal di Kota Pematangsiantar, AKP Banua mengaku tetap menyempatkan diri mengikuti perkembangan sepak bola dunia. Baginya, sepak bola adalah hiburan yang menyeimbangkan tekanan pekerjaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari klub atau federasi sepak bola setempat. Namun, publik Pematangsiantar tampak antusias menantikan apakah prediksi sang Kasat Reskrim akan menjadi kenyataan di turnamen yang akan digelar pada Juni hingga Juli 2026 mendatang.

Reporter: Mukhtar Latif
Sumber: medan.tribunnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top