PEMATANGSIANTAR — Tiga pelajar asal Kota Pematangsiantar mencatatkan prestasi gemilang di tingkat provinsi. Mereka berhasil menjadi juara dalam kategori Story Telling dan Mewarnai pada ajang lomba PAUD dan SD kelas 1-3 se-Sumatera Utara.
Lomba yang digelar oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara ini mempertandingkan dua kategori utama. Pertama, lomba story telling yang menguji kemampuan bercerita dan penguasaan panggung anak-anak. Kedua, lomba mewarnai yang menilai kreativitas dan imajinasi peserta dalam mengolah warna.
Ketiga perwakilan Pematangsiantar mampu bersaing dengan puluhan peserta dari kabupaten/kota lain di Sumut. Mereka menunjukkan performa terbaik di hadapan dewan juri yang terdiri dari praktisi pendidikan dan seni.
Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Dinas Pendidikan setempat secara konsisten mendorong partisipasi siswa dalam berbagai ajang kompetisi. Pembinaan intensif dilakukan di tingkat sekolah dan kecamatan sebelum akhirnya dipilih perwakilan untuk tingkat provinsi.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar menyebut bahwa prestasi ini adalah hasil kerja keras guru dan orang tua. "Ini menjadi motivasi bagi sekolah lain untuk lebih giat membina potensi anak sejak dini," ujarnya dalam keterangan pers.
Lomba story telling dan mewarnai bukan sekadar ajang adu bakat. Bagi anak usia PAUD dan SD kelas awal, kegiatan semacam ini melatih kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta motorik halus. Di Sumatera Utara, ajang serupa rutin digelar setiap tahun sebagai bagian dari program pengembangan pendidikan karakter.
Dengan kemenangan ini, Pematangsiantar membuktikan bahwa pembinaan non-akademik berjalan seimbang dengan kurikulum formal. Hal ini penting mengingat pendidikan anak usia dini menjadi fondasi bagi jenjang pendidikan selanjutnya.
Apakah lomba ini diadakan setiap tahun?
Ya, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara rutin menggelar lomba serupa setiap tahun sebagai wadah apresiasi bakat anak usia dini.
Siapa saja yang bisa mengikuti lomba ini?
Peserta adalah siswa PAUD dan SD kelas 1-3 yang telah lolos seleksi di tingkat kota atau kabupaten masing-masing.