Pencarian

Schneider Electric Akuisisi PTC USD22,6 Miliar, Premi 42,3%

Senin, 05 Oktober 2026 • 14:37:01 WIB
Schneider Electric Akuisisi PTC USD22,6 Miliar, Premi 42,3%
Schneider Electric sepakat mengakuisisi PTC senilai USD22,6 miliar.

SUMATERA UTARA — Schneider Electric sepakat mengakuisisi perusahaan perangkat lunak asal Amerika Serikat, PTC, dengan nilai transaksi USD22,6 miliar atau lebih dari Rp400 triliun. Perusahaan asal Prancis itu akan membayar USD205 per saham secara tunai, setara premi 42,3% dibanding harga penutupan saham PTC sebelum pengumuman. Kesepakatan ini menjadi salah satu akuisisi terbesar di sektor perangkat lunak industri tahun ini.

Nilai penawaran Schneider Electric menempatkan nilai perusahaan (enterprise value) PTC sekitar USD23,7 miliar. Angka itu mencerminkan keseriusan Schneider Electric menguasai lini perangkat lunak yang menyambungkan perangkat fisik dengan sistem digital berbasis kecerdasan buatan.

Transaksi diperkirakan rampung pada kuartal III-2027, setelah memenuhi persetujuan pemegang saham dan regulator. Untuk membiayai akuisisi, Schneider Electric akan memakai kombinasi penerbitan saham dan utang baru.

Alasan Strategis di Balik Akuisisi PTC

Chief Executive Officer Schneider Electric, Olivier Blum, menyebut akuisisi PTC sebagai langkah penting dalam ambisi perusahaan memimpin era baru kecerdasan buatan. Menurut dia, penggabungan kedua perusahaan akan menghasilkan kapabilitas perangkat lunak dan AI paling lengkap di industri.

"Dengan menghubungkan dan mengontekstualisasikan data di seluruh siklus hidup produk dan aset, kami akan menciptakan digital thread yang unik untuk generasi berikutnya dari AI Industri, membantu pelanggan mengoptimalkan sistem mereka dengan kecerdasan yang lebih tinggi, mulai dari tahap desain dan pembangunan hingga pengoperasian dan pemeliharaan," kata Blum melalui keterangan tertulis, Senin (5/10/2026).

PTC dikenal sebagai pemain perangkat lunak manajemen siklus hidup produk (PLM) dan sistem otomasi desain yang dipakai perusahaan manufaktur, otomotif, hingga penerbangan. Kombinasi ini memberi Schneider Electric akses ke basis pelanggan industri yang selama ini menjadi pengguna perangkat lunak PTC.

Premi 42,3% dan Valuasi yang Disepakati

Harga USD205 per saham yang disepakati Schneider Electric berada 42,3% di atas harga penutupan saham PTC sebelum pengumuman transaksi. Premi sebesar itu lazim muncul dalam akuisisi perusahaan teknologi yang posisinya strategis, terutama ketika pihak pengakuisisi mengejar kemampuan yang sulit dibangun sendiri dalam waktu singkat.

Dengan nilai perusahaan USD23,7 miliar, PTC dihargai jauh di atas kapitalisasi pasar sahamnya sendiri. Selisih itu berasal dari posisi kas dan utang PTC yang ikut dialihkan dalam transaksi.

Apa Artinya bagi Pasar dan Kompetitor

Langkah Schneider Electric menempatkan perusahaan itu bersaing langsung dengan pemain perangkat lunak industri lain yang lebih dulu membangun portofolio AI, seperti Siemens dan Rockwell Automation. Ketiganya kini berlomba menawarkan solusi yang menyatukan data operasional pabrik dengan analitik berbasis AI.

Bagi investor, kesepakatan ini menegaskan bahwa valuasi perusahaan perangkat lunak industri masih mendapat premi besar dari pembeli strategis. Sektor AI industri diprediksi tetap menjadi arena konsolidasi selama beberapa tahun ke depan, seiring produsen peralatan listrik dan otomasi memburu kemampuan digital yang belum mereka miliki.

Schneider Electric belum merinci dampak transaksi terhadap struktur modal jangka pendek. Penerbitan saham baru dan tambahan utang berpotensi menekan rasio keuangan perseroan hingga proses integrasi PTC selesai pada 2027.

Follow monitorsumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks